Khofifah-Emil Diantar Kiai, Gus Ipul-Puti Didampingi Politisi

KIAI-IBU NYAI SEPUH: Para kiai dan ibu nyai turut mengantar paslon Khofifah-Emil saat pengambilan nomor urut di Hotel Marcure, Surabaya, Selasa (13/2). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
KIAI-IBU NYAI SEPUH: Para kiai dan ibu nyai turut mengantar paslon Khofifah-Emil saat pengambilan nomor urut di Hotel Marcure, Surabaya, Selasa (13/2). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ada suasana bertolak belakang saat pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) Cagub-Cawagub Jatim 2018 lewat rapat pleno terbuka KPU Jatim di Hotel Mercure, Surabaya, Selasa (13/2).

Paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak hadir lebih powerfull, termasuk diantar para kiai dan ibu nyai pengasuh pondok pesantren (Ponpes) yang selama ini getol memberikan dukungan.

Di antaranya KH Asep Saifuddin Chalim (pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Pacet dan Mojokerto), KH Afifuddin Muhajir (Wakil Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo), Nyai Hj Mahfudhoh Wahab Chasbullah (Tambakberas Jombang), Nyai Hj Muthomimah Hasyim Muzadi (sesepuh Muslimat NU) serta Nyai Hj Masruroh Wahid (ketua PW Muslimat NU Jatim).

• Baca: Khofifah Rajut Sejarah Gubernur Perempuan Pertama di Jatim

Selain para kiai dan ibu nyai sepuh, hadir pula kiai muda yang juga juru bicara (jubir) Khofifah-Emil, KH Zahrul Azhar As’ad alias Gus Hans (Ponpes Darul Ulum Jombang) serta tujuh pimpinan Parpol pengusung dari Demokrat, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PAN dan PKPI.

Sebaliknya, para kiai yang selama ini terlihat mendukung Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno justru tak terlihat mengantar. Paslon ini hanya didampingi para pimpinan parpol pengusung dari PKB, PDIP, Gerindra dan PKS.

Terkait ketidakhadiran kiai mendampingi Saifullah-Puti, Ketua Tim Pemenangan Hikmah Bafaqih menuturkan memang pihaknya sengaja meminta kiai pendukung agar tidak hadir.

• Baca: Duel Klasik Pilgub Jatim Dimulai: Khofifah Versus Gus Ipul

“Ini kegiatan teknis yang ramai sifatnya. Kurang tepat bagi kami ngaturi para kiai sepuh. Tapi tentu sebelum berangkat, Gus Ipul sudah meminta doa restu dan izin kepada para kiai sepuh,” katanya.

Apakah sebelum berangkat Saifullah terlebih dahulu sowan ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)? “Tidak pernah ke PWNU, di luar kantor tentunya,” serganya.

Perang Yel-yel

DIDAMPINGI POLITISI: Paslon Saifullah-Puti didampingi sejumlah politisi dari PKB, PDIP, Gerindra dan PKS. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
DIDAMPINGI POLITISI: Paslon Saifullah-Puti didampingi sejumlah politisi dari PKB, PDIP, Gerindra dan PKS. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Di luar gedung, para pendukung bahkan langsung perang yel-yel sejak di halaman hotel hingga lokasi pengundian nomor. “Gus Ipul Mbak Puti.. Gus Ipul Mbak Puti.. Gus Ipul Mbak Puti,” teriak pendukung Saifullah-Puti yang didominasi massa dari PKB dan PDIP. “Kabeh sedulur.. Kabeh makmur..”

Namun yel-yel pendukung Saifullah-Puti sayup-sayup tak terdengar saat pendukung Khofifah-Emil menimpalinya lewat lantunkan shalawat dengan iringan rebana sambil meneriakkan, “Biyen Pakde saiki Bude… Biyen Pakde saiki Bude.. Ibu Khofifah ibu’e dewe. Wis wayahe Ibu Khofifah! Khofifah-Emil pilihan kita!”

Saling adu yel-yel berlangsung sekitar 30 menit, sebelum Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo meminta para pendukung untuk tenang dan mengimbau agar tidak memenuhi halaman hotel.

• Baca: Gus Ipul-Puti Janjikan Rp 1 T, Khofifah-Emil Siap Beri Rp 1,6 T

“Mohon maaf tidak semuanya bisa masuk karena mengunakan ID khusus, karena aktivitas hotel masih berjalan seperti biasanya,” katanya.

Sementara saat pengambilan nomor urut, paslon Khofifah-Emil mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Saifullah-Puti Guntur nomor urut 2. Sebelum penetapan nomor urut, masing-masing Cawagub mengambil nomor antrean untuk menentukan siapa yang lebih dulu mengambil nomor urut.

Emil mendapat nomor antrean 9, sedangkan Puti nomor 7. Sesuai kesepakatan dan peraturan rapat pleno terbuka, siapa yang mendapat nomor besar mendapat giliran pertama mengambil nomor urut.