Khofifah-Emil Beri Penghargaan Peraih Medali Asian Games

PAHLAWAN ASIAN GAMES: Peraih medali di Asian Games diarak dengan kereta ul daul bersama Khofifah, Emil Dardak dan Arumi Bachsin. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
PAHLAWAN ASIAN GAMES: Peraih medali di Asian Games diarak dengan kereta ul daul bersama Khofifah, Emil Dardak dan Arumi Bachsin. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

SURABAYA, Barometerjatim.com – Musik ul daul — kerap juga diperingkas dengan sebutan daul — turut memeriahkan acara Selamatan Relawan Khofifah-Emil di JX International, Jalan A Yani, Surabaya, Sabtu (8/9).

Alunan musik etnis Madura nan rancak yang ditembangkan cukup mencuri perhatian. Selain peralatannya diusung menggunakan kereta hias, juga dipakai untuk mengarak para atlet Jatim peraih medali di Asian Games 2018.

Lebih-lebih Gubernur dan Wakil GUbernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak beserta istrinya, Arumi Bachsin turut serta bersama para atlet.

• Baca: Khofifah Dukung Jokowi, Muslimat NU? Tunggu Dulu!

Arak-arakan tersebut, satu dari sekian apresiasi yang diberikan Khofifah-Emil bersama para relawannya untuk para atlet Jatim yang mengharumkan Indonesia, lewat event olahraga bangsa-bangsa Asia.

“Kita memberikan penghargaan, apresiasi, bangga, haru dan berterima kasih pasa seluruh atlet Asian Games 2018,” kata Khofifah.

Segala bentuk apresiasi pantas diberikan, mengingat dari total 31 medali emas yang diraih Indonesia di Asian Games, 11 di antaranya disumbangkan atlet asal Jatim. Total, atlet Jatim meraih 24 medali (11 emas, 5 perak dan 8 perunggu). Luar biasa!

PENGHARGAAN: Khofifah dan Emil Dardak memberikan penghargaan untuk para peraih medali asal Jatim di Asian Games | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
PENGHARGAAN: Khofifah dan Emil Dardak memberikan penghargaan untuk para peraih medali asal Jatim di Asian Games | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Lebih dari itu, menurut Khofifah, dalam olahraga ada kebersamaan, persaudaraan, persatuan, kesetaraan dan di antaranya dalam konteks sejarah dunia, Korsel dan Korut bisa bersatu di event multicabang tersebut.

“Olahraga juga bisa memberikan semangat pemersatu dari seluruh kebhinekaan yang ada di negeri ini,” tambah Khofifah.

Tak lupa, perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat NU itu berterima kasih pada para pelatih yang telah menggembleng, mengawal dan menyiapkan atlet binaannya. “Sehingga bisa mengantarkan Indonesia menjadi empat besar dari negara-negara Asia untuk olahraga 2018,” katanya.

• Baca: Emil Brewokan, Arumi Protes: Tajem Lho, Mas!

Khofifah juga berterima kasih pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, yang memberikan kesempatan para atlet untuk berlaga di Asian Games. Kepercayaan itupun ditebus dengan prestasi terbaik untuk Indonesia.

Selain sambutan luar biasa, bentuk apresiasi yang diberikan Khofifah-Emil untuk para atlet di antaranya pemberian piagam, cendera mata serta sejumlah uang pembinaan.

“Terima kasih kepada 24 atlet Jatim yang telah turut mengharumkan nama Indonesia di Asia Games 2018 dan mendapat medali,” tandasnya.