Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Khofifah Berbagi Pengalaman sebagai Pecinta Alam: Pernah Bertemu Harimau Semeru

Berita Terkait

EKSOTIKA ALAM: Desa Ranupani di kaki Gunung Semeru, di masa lalu masih dihuni Harimau Semeru. | Foto: IST
EKSOTIKA ALAM: Desa Ranupani di kaki Gunung Semeru, di masa lalu masih dihuni Harimau Semeru. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa membagikan pengalamannya sebagai pecinta alam dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Halal bi Halal 1443 H Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) di Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (22/5/2022).

Di masa lalu, sejumlah gunung pernah didaki di antaranya Gunung Klotok, Gunung Kelud, Gunung Arjuno, Gunung Bromo, hingga Gunung Semeru. Dia juga pernah bertemu sekeluarga harimau Semeru sebelum dinyatakan punah di 1980-an.

Bagi Khofifah, menjadi pecinta alam bukan sekadar naik gunung, eksplorasi jurang, lembah, gua, dan hutan. Lebih dari itu, ada banyak etika lingkungan yang harus dijunjung agar keindahan alam bisa tetap terjaga dan lestari. Selain itu juga sebagai bentuk cara bersyukur kepada Tuhan yang menciptakan alam Indonesia yang begitu indah.

“Tidak pernah saya mengambil satu pun pohon anggrek yang saya lihat begitu indahnya di sepanjang Gunung Semeru. Bahkan di situ saya pernah bertemu harimau Semeru, banyak yang kemudian mempertanyakan,” katanya.

Bertemu sekeluarga harimau? Khofifah lantas menceritakan, saat itu ketika perjalanan ke Ranupani atau biasa disebut Ranu Pane, dia memilih potong kompas. Lalu dia melihat ada gundukan dan berlubang seperti gua.

“Di situ ada harimau bersama beberapa anaknya. Ini sekitar 1978-1979 beberapa kali saya ke Semeru. Jangan dibayangkan ke Ranu Pane seperti sekarang bisa langsung pakai mobil,” ungkapnya.

Pelestarian Lingkungan

Selain menceritakan pengalamnnya sebagai pecinta alam, dalam kesempatan tersebut Khofifah juga berpesan kepada IKA SKMA agar terus melakukan hal-hal yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup dan hutan.

Dia berharap IKA SKMA bersinergi dengan banyak elemen lain dan komitmen tidak hanya menjaga, tetapi memelihara dan melestarikan hutan. Kerja sama dengan  Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) merupakan sebuah keniscayaan.

Sementara itu Ketua Umum PP IKA SKMA, Abdul Kodir menyampaikan bahwa IKA SKMA siap bersinergi dengan berbagai pihak baik OPD di lingkungan Pemprov Jatim dalam mewujudkan optimis Jatim bangkit. Khususnya di bidang kehutanan dan lingkungan hidup.

Selain itu, IKA SKMA siap berupaya dalam mewujudkan “Green Indonesia” di antaranya melalui gerakan-gerakan mengurangi sampah dan emisi.

“Banyak anggota kami yang bekerja berhadapan langsung dengan masyarakat, dengan LMDH,” katanya.

» Baca berita terkait Khofifah. Baca juga tulisan terukur lainnya Abdillah HR.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -