Khofifah: Antar-OPD Pemprov Bukan Tetangga, tapi Keluarga!

HEBOH: Khofifah bersama dua putranya mengikuti balap bangkiak. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KOMPAK: Khofifah bersama dua putranya mengikuti balap bangkiak dalam family gathering. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

PASURUAN, Barometerjatim.com – Family gathering keluarga besar Pemprov Jatim di Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan, Sabtu (25/8/2019) berlangsung guyub dan meriah.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang hadir bersama dua putranya, Jalaluddin Mannagalli dan Ali Mannagalli, terlihat membaur bersama para istri kepala dinas, kepala biro dan pejabat lainnya.

Suasana makin meriah saat Khofifah turun mengikuti sejumlah lomba. Mulai balap bangkiak, estafet air, nyunggi tempeh, serta estafet tepung.

“Ayo ibu-ibu, ayo turun ikut lomba,” ajak Khofifah kepada para istri pejabat Pemprov yang semula masih terlihat canggung, namun berubah heboh tak mau kalah dengan Khofifah yang ‘berbasah-basah’ mengikuti lomba estafet air.

Pun demikian dengan Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak yang hadir bersama istrinya, Arumi Bachsin dan kedua anaknya, Lakeisha Ariestia Dardak dan Alkeinan Mahsyir Putro Dardak.

Bahkan kedua buah hati Emil dan Arumi itu harus belepotan dengan tepung terigu, saat turun dalam lomba estafet tepung.

Melihat sekujur tubuh dua anaknya penuh tepung dengan tingkah lucu, Emil dan Arumi hanya tertawa. Begitu pula dengan penonton, termasuk wartawan yang diajak serta dalam family gathering.

Rumah Besar Pemprov

SERU ABIZ: Emil Dardak dan keluarga mengukuti lomba estafet tepung dalam family gathering Pemprov Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SERU ABIZ: Emil Dardak dan keluarga mengukuti lomba estafet tepung dalam family gathering. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Bagi Khofifah, silaturahim yang dikemas dalam family gathering ini untuk membangun kebersamaan kalau antar-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) bukanlah tetanggga, tapi keluarga.

“Kita adalah serumah. Rumah kita adalah Pemprov Jatim. Masing-masih OPD dengan OPD lain bukanlah tetangga, kita punya rumah besar, mari kita rawat rumah kita,” katanya.

Layaknya keluarga dalam satu rumah, kalau kelihatan kotor maka harus dibersihkan secara bersama-sama. “Kalau ada jendela mulai rusak, kita renovasi. Kalau ada kecoak, kita hilangkan dan seterusnya,” ucapnya.

“Saya ingin membangun rumah besar Pemprov Jatim ini baiti jannati, rumah kita adalah surga kita semua,” sambung gubernur yang juga ketua umum PP Muslimat NU tersebut.

Lomba Dibuat Bergrup

MERIAH: Khofifah dan Arumi Bachsin (kiri) adu hebat dalam lomba nyunggi tempeh. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
MERIAH: Khofifah dan Arumi Bachsin (kiri) adu hebat dalam lomba nyunggi tempeh. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Selain itu, family gathering ini untuk meningkatkan sinergitas, produktifitas, kohektifitas dan solidaritas dari seluruh aparat Pemprov yang akan memberi kontribusi signifkan bagi seluruh proses ketahanan nasional.

“Ini kan borderless, enggak ada sekat. Kami semua bersama-sama dengan anak mereka, mungkin cucu mereka dalam satu barisan. Maka diseyogyakan di dalam lomba ini lebih banyak yang grup daripada personal,” ujarnya.

“Betapa bahwa grup kelompok itu menjadi penting. Kita enggak bisa sukses kalau sendiri, tapi kalau bersinergi kita bisa sukses,” sambungnya.

Khofifah berharap, family gathering ini bisa digelar secara reguler. “Kalau bisa enam bulan sekali, kalau enggak bisa ya setahun sekali,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Khofifah, Pemprov Jatim