Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Ketua Umum PKB: Rusia-Ukraina Perang, Tiap Bulan Indonesia ‘Bakar Uang’ Rp 27 Triliun!

Berita Terkait

HENTIKAN PERANG: Muhaimin Iskandar, perang Rusia-Ukraina berdampak pada rusaknya tatanan ekonomi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DAMPAK PERANG: Muhaimin Iskandar, perang Rusia-Ukraina berdampak rusaknya tatanan ekonomi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Perang Rusia-Ukraina berdampak luar biasa secara ekonomi ke banyak negara. Sampai-sampai Indonesia harus ‘membakar uang’ Rp 27 triliun setiap bulan untuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saat acara Halal bi Halal Bersama Gus Muhaimin yang dikemas lewat Doa Bersama Ulama dan Habaib untuk Perdamaian Dunia di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (22/5/2022).

“BBM hari ini naiknya luar biasa. Kita satu bulan saja, hari ini membakar uang negara Rp 27 trilun karena naiknya harga yang dahsyat itu. Setiap bulan, karena kita terpaksa menyubsidi APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” ucap Cak Imin.

Perang Rusia-Ukraina, lanjut Cak Imin yang juga Wakil Ketua DPR RI, sungguh sangat serius pada dua hal. Pertama, langsung berdampak pada rusaknya semua tatanan ekonomi.

“Termasuk BBM kita yang hancur ini. Sebentar lagi semua komoditas akan naik dan langka, termasuk pangan dan energi. Memang batubara naik harganya, kita untung. Memang beberapa komuditas, CPO misalnya naik, tetapi tidak mencukupi apa yang menjadi fakta nasional kita,” jelasnya.

Cak Imin berharap, perang ini cukup melibatkan Rusia dan Ukraina. Tetapi indikator menunjukkan, perang akan melibatkan berbagai negara terkait, baik langsung maupun tidak langsung.

Karena itu, menurutnya, ada dua langkah yang bisa dilakukan. Pertama, pemerintah dengan diplomasi dan perannya saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Bali, November nanti, akan ikut mengatasi secara cepat situasi di Rusia-Ukraina.

“Tapi saya juga pesimis, karena G-20 anggotanya juga sudah panas dan akan terlibat perang masing-masing egonya,” katanya.

Kedua, partispasi masyarakat secara mutlak. Di Rusia jumlah umat Islam 25-26 juta, di Ukariana 2 juta dari 6 juta penduduknya. Umat Islam di di kedua negara tersebut, diharapkan bisa menyakinkan para pemimpinnya agar terbuka hatinya untuk menghentikan perang.

Karena itu, Cak Imin mohon kepada para kiai dan habaib di Indonesia agar meneruskan istighotsah dan mujahadahnya dengan seluruh masyarakat dan disambung dengan muslimin di Rusia-Ukraina untuk bisa menyakinkan para pemimpinnya.

Insyaallah kedua negara bisa mengakhiri dengan damai apa yang menjadi kepentingan di antara dua negara ini, karena amat sangat menyulitkan dunia termasuk negara kita kalau perang ini tidak segera berakhir,” ucapnya.

“Kita menyerukan kepada umat Islam di Rusia, umat Islam di Ukraina menjadi motor perdamaian dua negara, karena ini kalau tidak dihentikan kita sudah terkena dampaknya, tiap bulan kita membakar uang untuk BBM Rp 27 triliun, karena naiknya harga yang dahsyat itu,” imbuh Cak Imin.

» Baca berita terkait PKB. Baca juga tulisan terukur lainnya Rofiq Kurdi.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -