Ketua KPK: Hanya Pengurus PKB yang Bicara Gus Ipul

PILGUB JATIM SIAGA 1: Ketua KPK, Kotib dan spanduk Jatim Siaga 1 yang dipasang KPK di sejumlah kota di Jawa Timur. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

BANYUWANGI, Barometerjatim.com – Dorongan berbagai elemen masyarakat yang meminta Khofifah Indar Parawansa agar maju di Pilgub Jatim 2018 semakin tak terbendung. Komunitas Pendukung Khofifah (KPK) yang semula masih terkonsentrasi di Banyuwangi, kini sudah menyebar di wilayah Tapal Kuda hingga Pantura.

Mereka bahkan menebar banyak spanduk di pinggir jalan di wilayah tersebut. Mulai Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Jember hingga Lamongan dengan satu irama: Pilgub Jatim Siaga 1.

“Jatim Siaga 1 ini maknanya, jika sewaktu-waktu Ibu Khofifah menyatakan maju di Pilgub Jatim 2018, maka kami siap ‘tancap gas’ untuk memenangkan beliau,” kata Ketua KPK, Kotib dalam obrolan dengan Barometerjatim.com, Selasa (10/7).

Keberadaan KPK, tandas Khotib, sekaligus mempertegas bahwa warga NU (Nahdliyin) meski ‘diarahkan’ untuk mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) namun tetap memilih Khofifah, kader NU yang jauh lebih mumpuni dan peduli dengan semua golongan.

KPK LAMONGAN: KPK Kabupaten Lamongan berpose dengan Mensos Khofifah Indar Parawansa. Mereka siap memenangkan Khofifah di Lamongan dan wilayah sekitarnya. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

“Masyarakat di bawah itu utuh mendukung Ibu Khofifah. Mereka yang bicara Gus Ipul kan hanya pengurus PKB dan sebagian Demokrat. Pilihan kami jelas, kader NU terbaik dan bisa diterima semua golongan,” tandasnya.

Kotib tak berlebihan jika menilik acara buka bersama yang digelar KPK di Banyuwangi, 11 Juni lalu. Dalam acara yang dihadiri Khofifah itu, berbagai unsur masyarakat berkumpul menjadi satu.

Ada unsur NU dan Banomnya, rektor, tokoh masyarakat, ulama, petani, nelayan, pengusaha hotel dan restoran hingga paguyuban asongan se-Indonesia.

“Tak hanya warga NU tapi semua elemen masyarakat ada di KPK. Saat bukber lalu juga ada Ansor (Banom pemuda NU) dari Sarongan. Jauh itu, Banyuwangi paling selatan. Mereka datang dengan tiga mobil dan siap memenangkan Ibu Khofifah,” ujar Kotib.