Kerjasama Pegawai, Kunci Sukses Jatim Raih Penghargaan

BUAH KERJASAMA: Gubernur Soekarwo memberikan penghargaan kepada bupati/walikota saat Peringatan Hari Otonomi Daerah XXI Provinsi Jatim di Halaman Kantor Gubernur Jatim, Kamis (27/4).

SURABAYA, Barometerjatim.com – Inilah salah satu kunci sukses Pemprov Jatim tiga kali berturut-turut menerima penghargaan Parasamya Purna Karya Nugraha: Sinergitas dan kerjasama yang kuat dari seluruh pegawai Pemprov, terutama dalam memberikan pelayanan publik ke masyarakat.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman semua karena sinergitas, kerjasama serta kekuatan persatuan dan kebersamaan tak ada tandingnya untuk meningkatkan pelayanan publik atau kinerja kita kepada masyarakat,” kata Gubernur Jatim, Soekarwo saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXI Provinsi Jatim di Halaman Kantor Gubernur Jatim, Kamis (27/4).

Menurut Pakde Karwo, produktivitas yang dimiliki Pemprov Jatim adalah proses sinergi dari seluruh stakeholder yang ada. Selain itu, suasana yang baik, harmonis dan saling menyapa adalah kekuatan yang paling luar biasa.

“Saya ingin mengungkapkan bahwa anda orang-orang yang paling baik di Indonesia karena mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kinerja yang baik,” ujarnya disambut tepuk tangan seluruh undangan dan peserta upacara.

• Baca: Hebat! Jatim Borong Sembilan Penghargaan Kinerja Terbaik

Selain beberapa faktor tersebut, penghargaan Parasamya Purna Karya Nugraha ini didasarkan beberapa kriteria penilaian. Yakni kinerja Pemprov sebanyak 40 persen, kerjasama dengan Pemkab/Pemkot (40 persen) dan faktor leadership (20 persen).

Leadhersip ini bukan hanya karena gubernur dan Wagubnya, tapi sampai ke bawah punya leadership yang baik,” ungkapnya.

Peringatan Hari Otoda ini, lanjut Pakde Karwo, dimaknai sebagai moment peningkatan pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat.

Pelayan publik ini dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dan partisipatoris, serta pelayanan publik untuk masyarakat dan dunia usaha. Upaya ini dikelola melalui sistem electronic government (e-government) agar lebih transparan dan akuntabel.

TIGA KALI RAIH PENGHARGAAN

1974 – Penyerahan diberikan Presiden Soeharto kepada gubernur saat itu, Raden Panji Moh Noer untuk periode penilaian tahun 1969-1973.
2014 – Hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah terhadap LPPD 2010, 2011 dan 2012 oleh tim nasional. Kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerahnya  menduduki peringkat pertama atau terbaik secara nasional.
2017 – Hasil evaluasi kinerja LPPD 2013, 2014 dan 2015 oleh pemerintah pusat. Jatim dinilai dapat mempertahankan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik secara nasional.