Kejutan PSI! Loloskan Empat Caleg ke DPRD Surabaya

PSI saat acara di Surabaya. Loloskan 4 Caleg ke DPRD Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/natha lintang
PSI saat acara di Surabaya. Loloskan 4 Caleg ke DPRD Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/natha lintang

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gagal melewati ambang batas parlemen (parliamentary threshold) empat persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tetap membuat kejutan di Surabaya.

PSI menjadi satu-satunya Parpol pendatang baru yang meloloskan Calegnya ke DPRD Surabaya. Hebatnya lagi bukan hanya satu, tapi empat! Jumlah ini sama dengan perolehan Partai Demokrat, serta di atas Nasdem dan PAN, bahkan jauh melewati PPP.

Seperti diberitakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya telah menuntaskan rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019, Selasa (7/5/2019) malam yang dimulai sejak 30 April lalu.

Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 2.222.183, pemilih yang menggunakan hak pilihnya di 31 kecamatan tercatat 1.618.585 orang dengan suara sah 1.618.585.

“Selesai langsung kita kirim ke KPU provinsi,” terang KPU Kota Surabaya, Miftakul Ghufron, Rabu (8/5/2019). Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, Surabaya memang menjadi wilayah paling tersendat untuk rekapitulasi suara tingkat provinsi, 5-9 Mei.

Merujuk hasil rekapitulasi penghitungan suara KPU Kota Surabaya, PSI meloloskan empat Calegnya, yakni Alfian Limardi (Dapil 1), William Wirakusuma (Dapil 3), Tjutjuk Supariono/Khendy Ferary (Dapil 4) dan Josiah Michael (Dapil 5).

Sama dengan Partai Demokrat yang meloloskan empat Calegnya, yakni Elok Cahyani (Dapil 2), Herlina Harsono Njoto (Dapil 3), Ratih Retnowati (Dapil 4) dan Mochamad Machmud (Dapil 5). Namun perolehan Demokrat ini turun dua kursi dari Pemilu 2014.

Di bawah PSI dan Demokrat, ada Partai Nasdem (2 kursi di Pemilu 2014) yang meloloskan tiga Calegnya, yaitu Imam Syafi’i di Dapil 1, Saiful Bahri (Dapil 2) dan Hari Santosa (Dapil 5).

PAN (4 kursi di Pemilu 2014) juga meloloskan tiga Calegnya, yakni Hamka Mudjiadi Salam (Dapi 1), Juliana Eva Wati (Dapil 2) dan Ghofar Ismail (Dapil 4). Sedangkan PPP tak berubah, tetap 1 kursi, sama dengan Pemilu 2014 dari Dapil 2, yaitu Buchori Imron.

Sementara PDIP masih menguasai Kota Pahlawan dengan meloloskan 15 Calegnya, sama dengan perolehan di Pemilu 2014, yakni di Dapil 1: Budi Leksono, Tri Didik Adiono dan Norma Yunita.

Lalu di Dapil II: Baktiono, Khusnul Khotimah dan Ashri Yuanita. Dapil 3: Dominikus Adi Sutarwijono, Anas Karno dan Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am. Dapil 4: Sukadar, Riswanto dan Dyah Katarina. Dapil 5: Syaifuddin Zuhri, Siti Mariyam dan John Thamrun.

Berikutnya PKB, masing-masing Dapil meloloskan satu Calegnya, yaitu Mahfudz, Camelia Habiba, Laila Mufidah, Badru Tamam dan Minun Atif.

Begitu pula Partai Gerindra, masing-masing Dapil meloloskan satu Caleg, yakni Ajeng Wira Wati, Luthfiyah, A Hermas Thony, Bahtiyar Rifai dan Endy Suhadi.

Partai Golkar juga meloloskan lima Calegnya di masing-masing Dapil, yakni Pertiwi Ayu Krishna, Lembah Setyowati Bakhtiar, Arif Fathoni, Aan Ainur Rofik dan Akmarawita Kadir.

Termasuk juga PKS, masing-masing Dapil meloloskan satu Caleg, yakni Fatkur Rohman, Akhmad Suyanto, Aning Rahmawati, Reni Astuti dan Ibnu Shobir.

Jokowi Menang di Surabaya  

Bagaimana dengan Caleg untuk DPRD Jatim? Mereka yang lolos dari Dapil Jatim I (Surabaya) yakni Armudji (PDIP), Samsul Arifin (PKB), Agatha Retnosari (PDIP), Hadi Dediyansah (Gerindra), Arif Hari Setiawan (PKS), Hartoyo (Demokrat), Blegur Prijanggono (Golkar) dan Agustin Poliana (PDIP).

Untuk DPD RI, menduduki posisi empat besar dari wilayah Surabaya yakni La Nyalla M Mattalitti (195.305 suara), Evi Zainal (148.578), Enrico Rizky Tambunan (125.591) dan Adilla Aziz (96.175).

Sedangkan untuk Pilpres, Paslon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraih 1.124.966 suara, menang atas Paslon 02 Prabowo-Sandiaga yang mendapat 478.439 suara.•

PEROLEHAN KURSI DPRD SURABAYA

PDIP: 15 (Pemilu 2014: 15)
PKB: 5 (5)
Gerindra: 5 (5)
Golkar: 5 (4)
PKS: 5 (5)
Demokrat: 4 (6)
PSI: 4 (Belum ikut Pemilu)
Nasdem: 3 (2)
PAN: 3 (4)
PPP: 1 (1)

» Baca Berita Terkait PSI, Pileg 2019