Kejadian Langka, Hujan Butiran Es Landa Surabaya

KEJADIAN LANGKA: Inilah butiran es yang menyertai hujan dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Surabaya, Selasa (7/3) sore.

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sejumlah pohon tumbang. Dinding kaca beberapa gedung pencakar langit pecah dan terlepas. Bahkan sebuah mobil Kijang Innova putih yang terparkir di pinggir jalan ringsek tertimpa tembok pagar pabrik usang yang rubuh.

Pemandangan itu mewarnai sejumlah wilayah di Surabaya yang diguyur hujan disertai butiran es dan angin kencang, Selasa (7/3) sore. Di antaranya kawasan Ngagel, Siwalankerto, Jl A Yani, Jemursari, Menanggal dan Kendangsari.

“Hujan es ini terjadi hampir bersamaan dengan turunnya hujan dan angin kencang sekitar pukul 16.00 WIB. Cukup seram, selain anginnya kencang butiran es ini cukup besar sekitar sebesar ujung ibu jari orang dewasa,” tutur Sutomo, karyawan swasta di Ngagel.

Semula, Sutomo tidak menyangka jika saat itu terjadi hujan butiran es, sebuah kejadian yang langka. Dia pun keluar kantor untuk melihat angin kencang yang mengiringi hujan dan melihat sejumlah butiran es jatuh.

“Ini menjadi hal langka tapi cukup menghawatirkan karena melihat anginnya yang sangat kencang,” tuturnya.

• Baca: Rp 70 Miliar untuk Pembebasan Lahan Pamurbaya

Angin kencang juga terjadi di wilayah Kebraon yang mengakibatkan sejumlah genting berjatuhan. “Cukup menakutkan, sampai sejumlah genting jatuh akibat angin,” kata Ami, warga Kebraon.

Sementara pohon tumbang terjadi di Rungkut dan sepanjang Jalan A Yani. Di pertigaan A Yani-Margorejo, tiang traffic light rubuh dan menimpa sebuah mobil. Akibatnya, hingga petang kemacetan terjadi dari Bundaran Waru, Sidoarjo sampai ujung Jalan A Yani di Wonokromo.

Selain menumbangkan pohon, angin kencang dan hujan butiran es juga membuat dinding kaca sejumlah gedung rusak. Di gedung kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, sebagian kaca gedung baru itu pecah dan lepas dan sejumlah motor yang terparkir tertimpa pohon tumbang.

Tertimpa Pagar Tembok

RUSAK PARAH: Mobil yang tengah parkir di pinggir jalan ringsek tertimpa tembok pagar pabrik usang yang rubuh.

Di Jalan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, sebuah mobil Kijang Innova putih yang tengah parkir di pinggir jalan ringsek tertimpa tembok pagar pabrik usang yang rubuh. Saat tembok ambruk tiga penumpang masih di dalam mobil bernopol L 1569 GF tersebut.

Beruntung tiga orang yang berada di dalam mobil berhasil dikeluarkan dengan kondisi luka. “Semua korban dibawa ke RS Bhayangkara,” kata Ketua Rukun Tetangga II Kelurahan Menanggal, Suwantoko.

Tak hanya di Surabaya, angin kencang juga terjadi di wilayah Sidoarjo. Di Bungurasih sejumlah warung rusak akibat terjangan angin kencang. Sedangkan di Jalan Pagerwojo terdapat sebuah mobil yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

“Sekarang sudah dievakuasi petugas,” ujar Sulis, pengendara yang melintas di wilayah Pagerwojo.

• Baca: Kemensos Tinjau Command Center Milik Pemkot Surabaya

Sementara itu Kepala Stasiun Metereologi Klas I Juanda Surabaya, Albertus Kusbagio, menjelaskan hujan butiran es berasal dari awan kumulonimbus atau CB yang besar. Butiran air superdingin menyebabkan air menjadi es.

Bisa jadi, katanya, saat berada di atas awan gumpalan es itu terlalu besar sehingga tidak mencair dan jatuh ke bumi berupa butir es. “Dalam istilah metereologi itu disebut hail,” terang Albertus.