Kandidat Bupati Sidoarjo Ini Kurban 7 Sapi dan 2 Kambing

IDUL ADHA: Haji Masnuh (berkopiah), tahun ini kurban 7 ekor sapi dan 2 kambing. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
IDUL ADHA: Haji Masnuh (berkopiah), tahun ini kurban 7 ekor sapi dan 2 kambing. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Selain berkurban yang pahalanya diniatkan untuk KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, tahun ini Haji Masnuh berkurban tujuh ekor sapi dan dua kambing.

“Jenis sapi brahman dan limosin, berat masing-masing sapi sekitar 750 Kg,” tuturnya saat ditemui Barometerjatim.com di sela pemotongan daging kurban di area Masjid Raudlatul Muttaqin, Ngingas, Waru, Sidoarjo, Minggu (11/8/2019).

Ketujuh sapi dan dua ekor kambing tersebut, lanjut pengusaha yang didorong banyak pihak nyalon bupati di Pilbup Sidoarjo 2020 itu, disalurkan ke sejumlah tempat. Mulai masjid, pesantren, serta ke pabriknya.

Dari hasil penyembelihan, masing-masing kepala rumah tangga di sekitar tempat tinggal Masnuh mendapatkan 1,6 Kg daging.

Begitu pula para karyawannya, baik yang bekerja di pabrik konstruksi baja, SPBU, jasa bus pariwisata, minimarket hingga peralatan teknik, seluruhnya dapat daging dengan jumlah yang sama.

“Semua kebagian 1,6 Kg. Saya bersyukur, alhamdulillah tadi mereka happy semua,” tandas Masnuh yang juga menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Raudlatul Muttaqin.

Dikemas Pakai Besek

PAKAI BESEK: Daging kurban dikemas pakai besek untuk menekan penggunaan plastik. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PAKAI BESEK: Daging kurban dikemas pakai besek untuk menekan penggunaan plastik. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Masnuh menambahkan, pembagian daging dikemas menggunakan besek untuk mengurangi penggunaan bahan plastik. Adakah instruksi penggunaan besek tersebut dari Pemkab Sidoarjo?

“Tidak ada, ya inisiatif sendiri saja. Biar tidak memperbanyak sampah plastik,” tandas mantan bendahara umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) itu.

Sementara ditanya terkait makna kurban, menurut Masnuh, bahwa tidak ada perjuangan tanpa membutuhkan pengorbanan. “Nabi Ibrahim sudah berkorban di jalan Allah, itu yang harus kita teladani dengan berkurban,” katanya.

Sementara dari sisi kemanusiaan, pembagian daging sekaligus menjadi ajang silaturahim dengan semua orang. “Untuk lebih merekatkan tali persaudaraan secara kemanusiaan,” tegasnya.

» Baca Berita Terkait Haji Masnuh, Idul Adha