Kaharudin-Amir ‘Loncat Pagar’, Nasdem Dapat Angin Segar

AMUNISI UNTUK NASDEM: Madekhan, langkah Kaharudin dan Amir meninggalkan Partai Demokrat menjadi kekuatan baru bagi Partai Nasdem Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
AMUNISI UNTUK NASDEM: Madekhan, langkah Kaharudin dan Amir meninggalkan Partai Demokrat menjadi kekuatan baru bagi Partai Nasdem Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Langkah dua politikus Partai Demokrat, Kaharudin dan Muhammad Amir ‘loncat pagar’ ke Partai Nasdem dinilai menjadi angin segar bagi Parpol besutan Surya Paloh tersebut di Kabupaten Lamongan.

Sebab, keduanya cukup memahami peta perpolitikan di Lamongan dan secara personal memiliki beberapa variabel modal politisi untuk mendulang suara bagi Parpol barunya di Pileg 2019. Kaharudin sebelumnya ketua DPRD dan Amir menjabat ketua Komisi C.

“Variabel modal yang dimiliki keduanya, di antaranya adalah memiliki kemampuan komunikasi sosial, memelihara konstituen serta pengalaman bertarung di Pileg sebelumnya dan sukses,” tutur Madekhan, pengamat politik asal Universitas Islam Lamongan, Kamis (12/7) .

• Baca: Dilengserkan Demokrat, Kaharudin Hengkang ke Nasdem

Nah, variabel kemampuan yang dimiliki Kaharudin dan Amir serta beberapa politikus lain yang berpindah ke Nasdem, tambah Madekhan, berpotensi membuat Parpol nomor urut 5 di Pemilu 2019 tersebut besar di Lamongan. Terlebih kepindahannya diikuti para loyalis.

“Melihat dinamika saat ini, Nasdem di Lamongan itu ibaratnya Demokrat pada Pileg beberapa tahun lalu,” kata pria yang juga menjabat Direktur Prakarsa Lamongan, salah satu lembaga pemantau kebijakan publik Jatim.

Di sisi lain, Made — sapaan Madekhan — menyayangkan langkah Demokrat yang melengserkan Kaharudin sebagai ketua DPRD Lamongan di ujung masa jabatannya yang digantikan Ketua DPC Partai Demokrat Lamongan, Debby Kurniawan.

• Baca: Satu Lagi Politikus Demokrat Lamongan Hengkang ke Nasdem

“Penggantian ketua DPRD yang akhirnya berdampak pada berpindahnya Kahar dan Amir, bisa dibilang kegagalan Demokrat dalam memagari kadernya yang simpatik untuk mengikuti jejak keduanya,” tandas alumnus Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu.

Di Nasdem Lamongan, Kaharudin diajukan sebagai ketua DPD dan Amir menjabat sekretaris. Sedangkan di posisi bendahara terdapat nama Slamet Tjokrodiharjo, pengusaha asal Babat.