JKSN Ingin Khofifah Presiden, Bukan Gubernur Dua Periode!

KANDIDAT CAPRES 2024: Khofifah, kepala daerah kandidat Capres versi Indo Barometer. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KANDIDAT CAPRES 2024: Khofifah, kepala daerah kandidat Capres versi Indo Barometer. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Survei Indo Barometer membuat bursa Pilpres 2024 menghangat lebih awal. Terlebih banyak kepala daerah ternama yang diinginkan respondennya menjadi penerus kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mereka di antaranya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jabar, Ridwan Kamil; Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa; hingga Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Menangapi nama Khofifah muncul di bursa Capres 2024 versi Indo Barometer, Ketua Dewan Penasihat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Pusat, KH Asep Saifuddin Chalim menyatakan memang seharusnya berkontestasi di level nasional pada 2024.

“Sacara pribadi, saya ingin Bu Khofifah tidak menjadi gubernur pada periode kedua, tapi maju Capres dan menjadi presiden,” tegas Kiai Asep kepada Barometerjatim.com di kediamannya, kawasan Siwalankerto, Surabaya, Jumat (28/2/2020).

Mengapa presiden? “Karena kapasitas keilmuan dan kekuatan fisiknya luar biasa. Sementara (dua hal) itu merupakan kelebihan dari seorang pemimpin,” tandasnya.

“Dalam Al Qur’an disebutkan: Dia berikan pemimpin itu kelebihan, yang berkaitan dengan ilmu dan fisiknya. Dua persyaratan itu ada di Bu Khofifah,” imbuhnya.

Memang, lanjut Kiai Asep, lima tahun belumlah cukup untuk menata Jatim. Tapi akan lebih baik lagi jika jangkauannya nasional dan menyiapkan estafet kepemimpinan.

Kepada siapa idealnya estafet diberikan? “Ya nanti kita lihat, salah satu di antaranya yang kita perhitungkan tentu wakilnya (Emil Elestianto Dardak) ketika Bu Khofifah ke jenjang nasional, karena wakilnya juga seidealisme dengan kita,” paparnya.

Khofifah Bakal Melesat

INDO BAROMETER: Khofifah masuk tiga besar kepala daerah dengan elektabilitas tinggi. | Foto: Survei Indo Barometer
INDO BAROMETER: Khofifah masuk tiga besar kepala daerah dengan elektabilitas tinggi. | Foto: Survei Indo Barometer

Soal hasil survei Indo Barometer yang menempatkan tingkat popularitas Khofifah masih di bawah kepala daerah lainnya, seperti Anies Baswedan dan Ridwan Kami, Kiai Asep melihat kontestasi masih jauh.

“Kan masih lama. Survei itu kan belum menyentuh secara keseluruhan. Kalau survei masih jauh dari pelaksanaan, pasti ada pesanan. Kalau sudah dekat pelaksanaan, baru mereka takut dikatakan tidak kredibel,” ucapnya.

Pengasuh Ponpes Amantul Ummah Surabaya dan Mojokerto itu yakin, saat pelaksanaan Pilpres 2024 popularitas dan elektabilitas Khofifah bakal melesat melewati kandidat lainnya, termasuk Anies dan Ridwan.

“Karena Bu Khofifah mempunyai dua basis massa yang kuat dan solid. Satu, Muslimat NU. Dua, Pergunu (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama). Pergunu apa kata saya, anggotanya saja 11 juta, sudah berdiri di 34 provinsi dan 500 cabang, belum termasuk keluarganya,” paparnya.

» Baca Berita Terkait Khofifah