Kamis, 29 September 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Jika Khofifah Maju Pilpres, Survei Sebut Duet Emil-Sadad Bakal ‘Meledak’ di Pilgub Jatim 2024

Berita Terkait

DEMOKRAT-GERINDRA: Emil Dardak-Anwar Sadad, berpeluang jadi pasangan kuat di Pilgub Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DEMOKRAT-GERINDRA: Emil Dardak-Anwar Sadad, berpeluang jadi pasangan kuat di Pilgub Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berpeluang running di Pilpres. Jika benar maju, siapa duet yang bakal ‘meledak’ di Pilgub Jatim 2024? Hasil survei terbaru Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) menyebut: Emil Elestianto Dardak-Anwar Sadad!

“Kalau Khofifah tidak maju di Pilgub Jatim 2024, duet Wagub Emil dan Anwar Sadad teratas dalam simulasi tiga pasangan calon,” terang Direktur ARCI, Baihaki Siratj di Surabaya, Rabu (21/9/2022).

Dalam simulasi tiga pasangan hasil survei ARCI yang dilakukan 5-12 September 2022 di 38 kabupaten/kota Jatim dan dirilis Senin (19/9/2022) tersebut, duet Emil-Sadad teratas pilihan responden dengan elektabilitas 18,3%.

Masih di atas pasangan Tri Rismaharini-Muhammad Sarmuji (10,4%), bahkan jauh di atas duet Halim Iskandar-Irwan Setiawan (7,5%), sedangkan 63,8% responden lainnya tidak menjawab/tidak tahu.

Secara personal, Sadad yang Ketua DPD Partai Gerindra Jatim juga berkibar di bursa calon gubernur dengan keterpilihan 4,7%. Di luar Emil Dardak, elektabilitas Sadad bahkan di atas para ketua Parpol di Jatim.

Catat angkanya, Halim Iskandar (PKB/3,1%), Sarmuji (Golkar/3,4%), Kusnadi (PDIP/2,6%), Irwan Setiawan (PKS/1,6%), Mundjidah Wahab (PPP/0,7%). Sedangkan Emil yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim masih teratas di antara ketua Parpol di Jatim dengan keterpilihan 11,5% respondon.

Survei ARCI juga memotret elektabilitas Parpol. Hasilnya, PKB masih di posisi teratas dengan keterpilihan 16,8%. Disusul PDIP di peringkat kedua (16,1%), ditempel ketat Gerindra (15,4%), kemudian di bawahnya ada Golkar (10,2%), sedangkan Demokrat tersendat di peringkat lima (9,7%).

“Partai lain berada di bawah 7% dan 10,3% responden menyatakan tidak tahu/tidak menjawab,” kata Baihaki.

Baihaki menambahkan, elektabilitas Parpol di Jatim yang menyentuh dua digit kini bertambah dengan adanya Golkar. Menurutnya, Pemilu 2024 di Jatim masih terbuka lebar untuk lima partai peringkat teratas.

“Hari ini yang sudah di atas 10 persen ada PKB, PDIP, Gerindra, dan Golkar. Demokrat melengkapi lima besar,” jelasnya.

Soal Gerindra dan Golkar yang tren elektabilitasnya meningkat, terang Baihaki, karena kedua partai mulai bergeliat aktif turun ke masyarakat.

“Akhir-akhir ini Gerindra dan Golkar sangat aktif membuat berbagai kegiatan dan tokoh di Parpolnya rajin turun ke masyarakat. Ini membuat elektabilitas kedua partai naik,” ujarnya.

» Baca berita terkait Pilgub Jatim. Baca juga tulisan terukur lainnya Roy Hasibuan.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -