Rabu, 25 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Jelang Lebaran, Satpol PP Surabaya Gencar Tertibkan Pengemis dan Pengamen Musiman

Berita Terkait

PENGEMIS MUSIMAN: Satpol PP Surabaya tertibkan pengemis musiman jelang Lebaran. | Foto: Barometerjatim.com/IST
PENGEMIS MUSIMAN: Satpol PP Surabaya tertibkan pengemis musiman jelang Lebaran. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Menjelang Idul Fitri, Satpol PP Kota Surabaya kian gencar melakukan penertiban terhadap Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). PPKS yang ditertibkan yakni pengemis dan pengamen yang biasa mangkal di traffic light (TL) dan perumahan/perkampungan warga.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan pengemis dan pengamen musiman ini memang biasa muncul menjelang Idul Fitri. Makanya, Satpol PP di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan melakukan operasi terhadap pengemis dan pengamen yang biasanya meminta-meminta menjelang Lebaran.

“Pengemis musiman ini banyak dikeluhkan masyarakat karena mengganggu ketertiban dan kenyamanan, sehingga perlu dilakukan tindakan penertiban,” kata Eddy di ruang kerjanya, Jumat (29/4/2022).

Apalagi, di dalam Peraturan Daerah (Perda) 2 tahun 2014 yang diperbarui lewat Perda 2 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum ditegaskan, bahwa setiap orang dilarang beraktivitas sebagai pengamen, pedagang asongan, dan/atau pengelapan mobil di jalanan, persimpangan, jalan tol dan/atau kawasan tertentu yang ditetapkan lebih lanjut oleh kepala daearh.

“Jadi, dalam Perda ini sudah jelas tidak boleh ngamen dan mengemis di tempat-tempat tersebut. Ini demi keamanan dan ketertiban bersama,” tegasnya.

Selain itu, demi menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka menjelang Idul Fitri atau selama libur cuti bersama, Eddy memastikan Pemkot Surabaya sudah menggelar rapat bersama Forkopimda Surabaya pada Kamis (28/4/2022).

Saat itu, sejumlah kesimpulan disepakati, yakni tiga pilar di Kota Surabaya akan melakukan pemantauan keliling di wilayahnya masing-masing, pelayanan kesehatan di puskesmas tetap buka dan bahkan ada yang buka 24 jam nonstop.

“Camat dan lurah juga diminta berkoordinasi dengan RT/RW untuk melakukan pemantauan rumah warga yang ditinggal mudik. Camat dan lurah juga diminta untuk menyampaikan kepada RT/RW agar melakukan one gate system di wilayah masing masing,” katanya.

» Baca berita terkait Satpol PP Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -