Jarmunu ‘Kepung Kampung’ se-Jatim untuk Khofifah-Emil

SEMANGAT MUDA: Fairouz Huda (kanan) saat Konsolidasi Akbar dan Pentas Budaya Kader penggerak Jarmunu se-Jatim di Rumah Aspirasi Surabaya, Minggu (8/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
SEMANGAT MUDA: Fairouz Huda (kanan) saat Konsolidasi Akbar dan Pentas Budaya Kader penggerak Jarmunu se-Jatim di Rumah Aspirasi Surabaya, Minggu (8/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gerakan taktis untuk memenangi Pilgub Jatim 2018 kian gencar dilakukan barisan relawan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Salah satunya ditunjukkan Jaringan Muda Nahdlatul Ulama (NU) alias Jarmunu.

Mulai pekan depan, mereka akan menggarap grass root secara masif lewat program “Sobo Tonggo, Kepung Kampung”. Program ini diharapkan berjalan efektif untuk mendulang suara Khofifah-Emil, terutama di kalangan generasi muda NU.

“Di sisa waktu sekitar dua bulan jelang coblosan ini, kami akan lebih masih bergerilya ke bawah, menyatu dengan masyarakat,” terang Ketua Jarmunu Jatim, Fairouz Huda usai Konsolidasi Akbar dan Pentas Budaya kader penggerak Jarmunu se-Jatim di Rumah Aspirasi di Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (8/4).

• Baca: Kasihan Umat, Stop ‘Akrobat Politik’ Atas Nama Kiai Kampung

Lantas, apa yang akan diperbuat Jarmunu? Menurut Fairouz, banyak hal strategis yang bisa digarap. Mulai pengobatan gratis, bersih desa di titik-titik desa kumuh hingga membagi buku untuk mewujudkan kampung cerdas.

“Usai konsolidasi akbar ini, kita akan identifikasi agar semua berjalan lancar dan tepat sasaran. Ini sebagai amal bakti kami kepada masyrakat sembari meyakinkan kepada pemilih, bahwa pemimpin yang terbaik adalah Khofifah,” katanya.

Identifikasi, tandas Fairouz, diperlukan agar jaringannya bisa memiliah kampung mana saja yang membutuhkan pendekatan untuk program bersih desa, kesehatan gratis, fogging atau pembagian buku bacaan tanpa dipungut biaya alias gratis.

Begitu pula dengan program “Sobo Tonggo”. Menurut Fairouz, setiap saat para relawan akan bertetangga, membaur dengan masyarakat untuk memberikan informasi tentang Pilgub Jatim. “Khususnya siapa yang mereka layak pilih. Jadi sopo tonggo dan kepung kampung ini beriringan,” tegasnya.

Prestasi Hebat Khofifah

TANDA TANGAN PEMENANGAN: Relawan Jarmunu membubuhkan tanda tangan dukungan untuk pemenangan Khofifah-Emil di Rumah Aspirasi Surabaya, Minggu (8/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TANDA TANGAN PEMENANGAN: Relawan Jarmunu membubuhkan tanda tangan dukungan untuk pemenangan Khofifah-Emil di Rumah Aspirasi Surabaya, Minggu (8/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Terkait konsolidasi akbar, Fairouz menegaskan ini sekaligus jawaban kalau Khofifah-Emil didukung seluruh elemen NU, bukan hanya di lingkup Muslimat NU. “Bahwa prestasi Khofifah selama memimpin Muslimat NU tidak hanya membuat ibu-ibu bangga, tapi kami anak muda juga membanggakan itu,” katanya.

“Prestasi hebat ini berdampak terhadap sejarah kami, pengabdian kami di NU ke depan agar kita serius meneladani kepemimpinan Bu Khofifah. Kami juga dengan senang hati melakukan itu semua, karena kami memang meneladani Bu Khofifah sebagai pemimpin,” tambahnya.

• Baca: Jarmunu: Sekjen PDIP Rusak Tradisi Politik NU di Jatim

Sementara Juru Bicara Tim Pemenangan Khofifah-Emil, KH Zahrul Azhar As’ad menuturkan, dukungan dari Jarmunu adalah energi yang dibutuhkan karena jaringan muda NU memberi nilai baru tentang perjuangan Khofifah-Emil dengan value-value anak muda.

“Diharapkan mereka bisa menyampaikan kepada calon pemilih milenial dengan bahasa mereka, semacam peer to peer ya,” papar kiai muda pengasuh Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang yang akrab disapa Gus Hans itu.

Apalagi pilihan generasi milenial saat ini tidak terpaku pada tokoh patron, kiai atau semacamnya, tapi lebih kepada teman pergaulan mereka. “Ini yang saya harapkan berjalan efektif lewat Jarmunu,” katanya.