Istri Prajurit Tak Terpisahkan dari Sejarah Perjuangan Bangsa

PERAN BESAR PERSIT: Di HUT ke-72, Persit diharapkan  dapat memberikan sumbangsih bakti yang lebih besar kepada bangsa dan negara. | Foto: Ist
PERAN BESAR PERSIT: Di HUT ke-72, Persit diharapkan dapat memberikan sumbangsih bakti yang lebih besar kepada bangsa dan negara. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Perayaan HUT ke-72 Persatuan Istri Prajurit (Persit) TNI AD menjadi moment tersendiri dalam sejarah perjuangan bangsa selama mempertahankan keutuhan dan kesatuan NKRI.

Dalam kesempatan tersebut istri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman MA, Mia Arif Rahman mengatakan, tak hanya sumbangsih kepada organisasi TNI AD saja, perayaan HUT Persit tahun ini juga diimbau memberikan sumbangsih kepada rakyat dan bangsa.

“Semoga dengan bertambah usia pengabdiannya, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) dapat memberikan sumbangsih bhakti yang lebih besar,” kata Mia melalui amanat ketua umum Persit KCK yang dibacakannya, Kamis (5/4).

• Baca: Pangdam V Brawijaya Resmikan Panti Asuhan Putra Prajurit

Hal tersebut, tambah istri orang nomor satu di jajaran Makodam Brawijaya ini, merupakan modal bagi seluruh anggota Persit dalam melanjutkan perjuangan ke arah yang lebih baik.

“Secara khusus, saya juga menyampaikan terima kasih kepada para pembina di semua tingkat kepengurusan, atas bimbingan, arahan serta bantuan, baik secara materiil maupun spiritual,” katanya.

“Sehingga Persit Kartika Chandra Kirana selalu siap menghadapi berbagai tantangan dan hambatan, dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakannya.”

Peran Strategis Persit

Sejarah, tutur Mia, seakan menjadi saksi perkembangan organisasi Persit KCK yang tak dapat terpisahkan. “Para istri tentara, pada masa merebut kemerdekaan, terjun langsung dalam perjuangan, sesuai keahlian dan kemampuannya masing-masing,” bebernya.

Menurutnya, latar belakang tersebut, merupakan bukti jika Persit telah memiliki peran yang sangat strategis dalam konteks kenegaraan. “Mendukung para suami yang sedang berjuang melawan penjajah, serta turut berjuang langsung dalam perang merebut kemerdekaan,” ungkapnya.

• Baca: Ini Dia Rumah Sehat Prajurit Tingkat Kodam V Brawijaya

Terkait hal itu, Mia mengajak seluruh anggota Persit di wilayah PD V/Brawijaya untuk melakukan evaluasi, baik peran maupun kiprah masing-masing Persit.

“Persit Kartika Chandra Kirana percaya bahwa berbagai kegiatan tersebut, akan mampu mewujudkan keluarga prajurit TNI AD yang beriman, berpendidikan tinggi, sehat dan kreatif, serta memiliki potensi yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pencapian tugas pokok TNI AD,” tuntasnya.