Jumat, 02 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Iklan Vulgar Platinum Dinilai Lecehkan Merah Putih

Berita Terkait

DINILAI LECEHKAN SIMBOL NEGARA: Iklan jumbo Dirgahayu RI yang dipasang Platinum Cramic menuai protes warga karena dianggap melecehkan merah putih, simbol negara. | Foto: Barometerjatim.com/BAYAN AP
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Meski sudah diturunkan Satpol PP, iklan jumbo Dirgahayu RI yang dipasang Platinum Ceramics menuai protes warga Surabaya. Bahkan di banyak grup WA hingga malam ini banjir hujatan. Mereka satu suara: Iklan tersebut dinilai melecehkan bendera merah putih, simbol negara, serta meminta pemasang ditindak secara hukum.

Salah satu hujatan datang dari Ketua Pemuda Pusura, Hoslih Abdullah. Di grup WA Rek Ayo Rek, tokoh yang akrab disapa Cak Dollah ini menyebut iklan tersebut jelas-jelas melecehkan simbol negara.

Menurut Cak Dollah, Surabaya sebagai Kota Pahlawan dan banyak dihuni kaum nasionalis sangat terusik. Platinum dianggapnya telah melecehkan merah putih di saat bangsa Indonesia merayakan HUT ke-72 RI.

Pihaknya pun meminta agar Platinum selaku perusahaan pemasang iklan ditindak sesuai hukum yang berlaku jika memang ada unsur pidananya. “Agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” katanya.

Baca: Kelewat Vulgar, Iklan HUT RI Ini Diturunkan Satpol PP

Jika diamati, iklan jumbo milik Platinum Cramic yang terpasang di Jalan Panglima Sudirman, Surabaya sejak tiga hari lalu itu memang mengandung unsur seni. Sayang, model perempuan berbusana merah-putih yang ditampilkan kelewat vulgar.

“Rasanya tampilan foto sepertinya kurang pas dan dibalut kain warna merah putih melambangkan bendera negara Indonesia. Apalagi bertepatan dengan HUT RI,” sesal Cak Dollah.

Sabtu sore tadi Satpol PP Kota Surabaya telah menurunkan iklan tersebut karena  diprotes sejumlah warga dan tokoh masyarakat di Kota Pahlawan. “Pak Satpol PP matur nuwun (terima kasih) atas gerak cepatnya,” ucap Kemas A Chalim, tokoh pedagang Pasar Turi.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -