Hoaks ASN Timses Eri-Armuji, Jubir: Ada yang Membabi Buta!

DISERANG HOAKS: Eri Cahyadi-Armuji, dukungan mengalir deras dari berbagai elemen Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/IST
DISERANG HOAKS: Eri Cahyadi-Armuji, dukungan mengalir deras dari berbagai elemen Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dukungan terhadap Eri Cahyadi-Armuji yang menggelombang, rupanya membuat pihak tertentu ‘kepanasan’ bahkan membabi buta dengan menyebar hoaks alias berita bohong.

Hoaks berisi daftar tim sukses (timses) pasangan nomor urut satu yang diusung PDIP tersebut dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Surabaya. Mulai Sekdakota, kepala dinas, hingga camat.

“Rupanya ada yang galau karena besarnya dukungan publik terhadap Mas Eri. Sehingga kini membabi buta dengan menyebar hoaks yang menggelikan, terkait adanya pembentukan timses dari kalangan ASN,” ujar Juru Bicara Eri-Armuji, Aprizaldi, Minggu (11/10/2020).

Lantas, apa langkah tim Eri-Armuji di-hoaks-kan seperti itu? “Kami akan menempuh tindakan hukum. Otoritas hukum perlu menertibkan hoaks-hoaks yang memecah belah rakyat, hanya demi kepentingan politik jangka pendek,” tegas Aprizaldi.

Hoaks, lanjut Aprizaldi, adalah pendidikan politik yang buruk kepada masyarakat. Aksi hoaks hanya dilakukan pihak yang menghalalkan segala cara demi sebuah kemenangan.

“Menang itu harus, tapi menebar hoaks jangan! Biasanya yang menyebar hoaks adalah pihak yang ketakutan, tidak kreatif dan malas mikir,” jelas Aprizaldi.

Meski diserang hoaks, kata Aprizaldi, Eri-Armuji meminta seluruh kader partai dan relawan untuk tetap berkampanye secara santun dan positif.

“Mas Eri Cahyadi dan Cak Armuji tidak ingin Pilkada jadi ajang tebar fitnah. Jadi beliau berdua meminta kepada seluruh tim untuk tetap berkampanye dengan dasar-dasar program, bukan fitnah!” ucapnya.

Bantahan dari Pemkot

ERI-ARMUJI DISERANG HOAKS: Aprizaldi, ada yang membabi buta menyebar hoaks soal Eri-Armuji. | Foto: Barometerjatim.com/IST
ERI-ARMUJI DISERANG HOAKS: Aprizaldi, ada yang membabi buta menyebar hoaks soal Eri-Armuji. | Foto: Barometerjatim.com/IST

Sebelumnya, Pemkot Surabaya membantah keras terkait timses Eri-Armuji dari unsur ASN. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menegaskan, susunan timses yang beredar adalah kabar bohong alias hoaks.

“Masyarakat harus pintar-pintar menyaring informasi, jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya,” kata Febri dalam siaran pers, Jumat (9/10/2020).

Menurut Febri, posisi ASN tetap netral dalam Pilkada maupun Pemilu dan tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 5/2014 tentang ASN.

Netralitas ASN juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, serta PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya