Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Haji Masnuh: Mirip Gus Dur, Gus Yahya Pantas Ketum PBNU!

Berita Terkait

NU BUTUH REGENERASI: Haji Masnuh, dukung Gus Yahya menjadi ketua umum PBNU. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
NU BUTUH REGENERASI: Haji Masnuh, dukung Gus Yahya menjadi ketua umum PBNU. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Empat hari jelang Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung, 23-25 Desember 2021, dukungan untuk KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya untuk menakhodai ketua umum PBNU semakin deras.

Kali ini disuarakan mantan Bendahara Umum (Bendum) PBNU, Haji Masnuh. Menurutnya, kepemimpinan NU perlu estafet dan memberi kesempatan yang muda untuk memajukan jamiyah.

“Jangan dikekepi terus kayak begitu, harus ada estafet kepemimpinan. Menurut saya yang cocok, yang pantas menjadi Ketum PBNU adalah Gus Yahya,” katanya di Surabaya, Minggu (19/12/2021).

Mengapa Gus Yahya? Menurut Haji Masnuh, selain memiliki kapasitas keilmuan, Gus Yahya adalah orang kepercayaan dan juru bicara KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat menjadi Presiden ke-4 RI. Selain itu dari keluarga pesantren dan termasuk dzuriyah pendiri NU.

“Perjuangannya dalam membantu perjuangan Gus Dur waktu itu all-out. Saya sangat respek kalau yang menjadi Ketum PBNU di muktamar mendatang itu Gus Yahya,” tandasnya.

Bukankah KH Said Aqil Siroj lebih matang karena dua periode memimpin PBNU? “Ini bukan soal matang atau tidak matang, tapi soal estafet. Beri kesempatan yang muda untuk berkiprah, memajukan NU,” katanya.

Haji Masnuh juga menyebut Gus Yahya memiliki banyak kemiripan dengan Gus Dur, termasuk dalam melanjutkan perjuangan ke Israel.

“Waktu itu kan Gus Dur dihujat banyak orang karena pergi ke Israel. Tapi NU bukannya menjadi layu tapi justru berkembang, dan NU tidak menjadi Israel setelah kunjungan Gus Dur,” ujarnya.

Soal sejumlah partai politik yang mulai terlibat dukung mendukung kandidat Ketum PBNU, menurut Haji Masnuh, bukan kali ini saja terjadi. Bahkan termasuk di Muktamar ke-32 di Makassar.

“Ya saya berharap NU ke depannya tidak seperti itu lagi. Semoga NU kembali ke khittahnya, dan yang bisa membawa NU semakin baik dan maju itu Gus Yahya,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Muktamar NU

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -