Gus Hans Tak Bisa Grusa-grusu Kayak Orang Tak Punya Partai

OGAH GEGABAH: Gus Hans, tak bisa grusa-grusu seperti orang yang tidak punya partai. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PILWALI SURABAYA: Gus Hans, tak bisa grusa-grusu kayak orang yang tidak punya partai. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Nama Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Zahrul Azhar Asumta terbilang gencar disebut-sebut bakal maju di Pilwali Surabaya 2020. Namun sosok muda yang akrab disapa Gus Hans itu, tak terlihat ‘sibuk’ ikut penjaringan Parpol.

Setelah melewatkan penjaringan PDIP, Gus Hans juga belum terlihat mengambil formulir di konvensi Partai Nasdem maupun PSI (Partai Solidaritas Indonesia) yang sudah berlangsung setengah jalan.

Mengapa belum bergerak ikut penjaringan? “Saya ini pengurus partai, pengurus harian, sehingga langkah-langkah saya, harus saya sampaikan kepada partai. Saya tidak bisa grusa-grusu (gegabah) kayak orang yang tidak punya partai,” kata Gus Hans di Surabaya, Selasa (1/10/2019).

Namun naga-naganya, Gus Hans akan ikut penjaringan Nasdem karena merasa memiliki komunikasi yang lebih baik. “Ya, komunikasi yang saya lakukan dengan Nasdem relatif lebih baik daripada yang lain,” akunya.

“Karena di situ ada Bu Jeannette (sapaan akrab Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Sri Sajekti Sudjunad) yang sangat komunikatif dan kita sudah menjalin hubungan yang baik. Bu Jeannette pun menyampaikan nyaman bekerja sama dengan partai saya,” paparnya.

Apakah itu artinya Gus Hans akan ikut penjaringan Nasdem?

“Ya, insyaalah lah. Insyaallah kita akan ke sana juga. Tinggal waktunya saja, wong nyari jodoh saja nunggu tanggal yang baik, iya kan?” katanya sambil tersenyum.

Golkar sudah membolehkan? “Komunikasi boleh, karena kan kita enggak mungkin enggak daftar dengan partai lain, iya kan? Kursi kita cuma lima, maka diperlukan komunikasi politik,” ucapnya.

Nah, apakah perintah komunikasi politik itu termasuk daftar di Parpol lain dan seterusnya, hal itu akan dibicarakan lagi. “Yang jelas perintahnya komunikasi ke semua partai,” jelasnya.

Gus Hans yakin semua pihak memiliki pemikiran yang sama tentang mimpi Surabaya yang lebih baik. “Yang lebih progresif, lebih manusiawi kepada masyarakatnya, karyawan-karyawan di Pemkot, dan seluruh pendatang di Surabaya,” paparnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya