Gus Hans: PPKM Tak Akan Bikin Kasus Covid-19 Turun Drastis!

TAK TURUN DRASTIS: Gus Hans, jangan harap PPKM akan membuat kasus Covid-19 turun drastis. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TAK TURUN DRASTIS: Gus Hans, jangan harap PPKM akan membuat kasus Covid-19 turun drastis. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kasus Covid-19 yang tak kunjung melandai, membuat pemerintah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali hingga 8 Februari 2021 — sedianya berakhir Senin (25/1/2021).

Meski demikian, Pemerhati Kesehatan Masyarakat, Zahrul Ashar Asumta alias Gus Hans meminta pemerintah jangan kelewat berharap kalau penerapan PPKM akan membuat kasus Covid-19 di Tanah Air turun drastis.

“Tidak akan terjadi! Bisa melandai saja sudah bagus. Turun drastis, saya menjamin tidak mungkin,” tandas alumnus Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tersebut, Kamis (21/1/2021).

Mengapa pesimis? “Bukan pesimis, tapi saya berusaha realistis. Begini, PPKM itu kan hanya mengurangi gerak, tidak meniadakan gerak. Selama orang masih bergerak, maka virus akan tetap berjalan, sudah pasti akan bermutasi ke tempat-tempat lain,” jelasnya.

Maka, lanjut Gus Hans, sekarang ada dua hal yang bisa dilakukan pemerintah. Yakni mengurangi gerak dan meningkatkan proses tracing. “Semakin tinggi proses tracing, maka angka dan data akan semakin naik,” katanya.

“Saya juga tidak berani memastikan kalau angka yang muncul saat ini adalah angka sebenarnya. Bisa saja, angka yang tidak tercatat lebih tinggi,” ucap Gus Hans.

Sisi positifnya, semakin naik kasus Covid-19 bisa jadi karena tracing-nya bagus. Bisa jadi yang semula tidak aware menjadi memiliki kesadaran, yang awalnya tidak mau swab menjadi mau. Sebab, ada yang mau swab hanya karena terpaksa untuk syarat bepergian. Ini yang harus dilihat secara komprehensif

“Nah, sekarang tugas pemerintah yaitu memastikan kepada masyarakat tentang dampak keekonomian dari PPKM. Mudah-mudahan masyarakat tetap bisa bertahan dengan PPKM, karena ini juga harus dipikirkan pemerintah,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona