Gugatan MA-Mujiaman Kandas di MK, Eri-Armuji Sah Pemenang!

BUAH KERJA KERAS: Adi Sutarwijono (kanan), kemenangan Eri-Armuji kemenangan rakyat Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BUAH KERJA KERAS: Adi Sutarwijono (kanan), kemenangan Eri-Armuji kemenangan rakyat Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan Machfud Arifin (MA)-Mujiaman terkait sengketa hasil Pilwali Surabaya 2020, Selasa (16/2/2021). Putusan MK ini sekaligus menegaskan kemenangan Eri Cahyadi-Armuji.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono menyatakan, putusan MK tersebut membuktikan bahwa gugatan Machfud-Mujiaman tidak berdasar.

“Jelas! Bahwa apa-apa yang dituduhkan terhadap Eri-Armuji tidak benar, termasuk tudingan ke Bu Risma (Tri Rismaharini) menyalahgunakan wewenang juga tidak benar,” tegas Adi.

Selebihnya, menurut Adi, kemenangan Eri-Armuji adalah kemenangan rakyat Surabaya yang ingin kotanya semakin baik, setelah Kota Pahlawan mengalami transformasi sejak dipimpin Bambang DH, Risma, dan Whisnu Sakti Buana.

“Kami berterima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri yang selama ini tak kenal lelah dalam memberi nasihat, semangat, dan instruksi kepada kami untuk bekerja keras memastikan kepemimpinan kerakyatan di Surabaya bisa diteruskan. Dan terbukti, Pilkada bisa dimenangkan oleh Eri-Armuji yang memang diinginkan rakyat,” jelasnya.

Adi juga menyampaikan terima kasih kepada Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dan seluruh jajaran DPP, terutama Ketua DPP, Tri Rismaharini.

“Ibu Tri Rismaharini bekerja mencurahkan segenap kemampuan, pikiran, hati, dan tenaga untuk memenangkan Eri-Armuji, sekaligus mempertahankan supremasi PDI Perjuangan di Kota Surabaya,” ujarnya.

Adi menambahkan, kemenangan Eri-Armuji tentu berangkat dari dedikasi keduanya yang telah bekerja tanpa kenal lelah selama masa kampanye, pada hari H dan setelah coblosan.

Mas Eri-Cak Armuji telah melakukan kampanye luar biasa selama tiga bulan. Itulah cermin pemimpin berjiwa kerakyatan yang selalu terjun langsung ke rakyat, menyelami kehidupan mereka, dan menghadirkan solusi,” tuturnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran DPD PDIP Jatim, seluruh anggota DPR dan DPRD Jatim dari Dapil Surabaya.

“Seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan Kota Surabaya, juga para relawan, telah bekerja dengan spirit gotong royong. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Tetap Pro-Rakyat

Adi kembali menegaskan, kemenangan Eri-Armudji adalah kemenangan rakyat. Seluruh warga masyarakat Kota Surabaya telah berhasil melahirkan pemimpin baru Surabaya lewat Pilkada damai di tengah pandemi Covid-19.

“Ke depan, mari bekerja lebih keras, dengan gotong royong, semangat khas arek Suroboyo untuk menjadikan kota ini berkelas dunia dengan tetap bercirikan program kerakyatan yang pro-rakyat kecil,” paparnya.

Terkait proses hukum di MK, Adi menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim advokasi yang tergabung di Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDIP Surabaya.

Tim tersebut dipimpin Arif Budi Santoso, dengan anggota Wakit Nurohman, Eusebius Purwadi, Tomuan Sugiarto Hutagaol, Achmad Syaiful, Rio Dedy Heryawan, Vico Dedy Lestyanto, Moestar Arifin, Charlie Hasiholan Panjaitan, Bagus Andri Dwi Putra, dan Arjuna Rizki Dwi Krisnayana.

“Para praktisi hukum muda kader-kader PDI Perjuangan itu telah membuktikan bagaimana hukum didedikasikan untuk membela kedaulatan pemilih rakyat Surabaya,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya