Golkar Nyaman dengan Khofifah-Emil, Sinyal Lanjut di 2024?

KEMBALI DUET ATAU PECAH?: Khofifah-Emil, kembali duet di Pilgub Jatim 2024 atau pecah kongsi? | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KEMBALI DUET ATAU PECAH?: Khofifah-Emil, kembali duet di Pilgub Jatim 2024 atau pecah kongsi? | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Di tengah munculnya hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) yang mulai meletupkan bursa calon di Pilgub Jatim 2024, Partai Golkar masih enggan membahasnya karena lebih memilih konsentrasi di Pileg maupun Pilpres.

“Kalau saat ini agak dini kita membahas Pilgub karena masih lama, bahkan setelah pemilihan presiden,” kata Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji di Surabaya, Sabtu (17/4/2021).

Pilkada ke depan, lanjut Sarmuji, kalau sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Wali Kota akan digelar pada November 2024. Sedangkan Pileg dan Pilpres digelar lebih dulu, kemungkinan Maret 2024.

“Jadi Golkar Jatim benar-benar berkonsentrasi terhadap hajatan Pileg dan Pilpres saja. Nanti kalau Pileg dan Pilpres sukses, insyaallah kita selesaikan satu-satu, kita masuk pada tahapan berikutnya,” katanya.

Lagu pula, tandas Sarmuji, masih ada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang disebut elektabilitasnya masih tinggi, serta punya jaringan yang cukup baik secara sosial.

“Ada Mas Emil (Dardak) sebagai wakil juga. Menurut saya, masih menunjukkan performa cukup bagus beliau berdua sebagai gubernur dan wakil gubernur,” katanya.

Apakah itu artinya Golkar akan tetap mendukung duet Khofifah-Emil untuk periode kedua? “Pokoknya hingga saat kita mendukung kepemimpnan beliau berdua. Kita akan mendukung sampai habis masa jabatannya,” katanya.

Sarmuji juga tidak mau berandai-andai pasangan ini bakal pecah kongsi di 2024, karena konfigurasi politik belum jelas saat ini. “Konfigurasi politik bisa jelas pasca Pileg, tapi konsentrasi kita mendukung beliau berdua sampai selesai masa kepemimpinan,” ucapnya.

Golkar juga tidak tergoda dengan hasil survei yang memunculkan nama-nama potensial seperti Menteri Sosial, Tri Rismaharini alias Risma. “Enggak. Kita akan konsentarsi mendukung Bu Khofifah dan Mas Emil saja,” tegasnya.

» Baca Berita Terkait Pilgub Jatim