Golkar Jatim Mulai Panas-panasi Khofifah Maju Pilpres 2024

'PANAS-PANASI' KHOFIFAH: Sarmuji, Golkar Jatim akan usulkan Khofifah jadi pasangan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024. | Foto: Barometerjatim.com/IST
PANAS-PANASI KHOFIFAH: Sarmuji akan usulkan Khofifah jadi pasangan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Partai Golkar mulai ‘memanas-manasi’ Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa agar maju di Pilpres 2024. Termasuk merespos positif pertemuannya dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Madiun, Minggu (25/4/2021) lalu.

“Ya bagus dong, itu haknya Bu Khofifah. Kan Bu Khofifah boleh milih, mau jadi gubernur (dua periode) atau running RI, kan boleh milih,” kata Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji di Surabaya, Rabu (28/4/2021) malam.

“Kita enggak bisa juga melarang-larang Ibu Khofifah. Sebagai pendukung Bu Khofifah (di Pilgub Jatim 2018), kita berharap yang terbaik buat Bu Khofifah,” tandasnya.

Seperti diketahui, Khofifah dan Anies melakukan pertemuan di Balai Kota Madiun, sebelum keduanya bertolak ke Kabupaten Ngawi untuk menghadiri kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi terkait resi gudang penyediaan pangan untuk warga ibu kota.

Pertemuan Anies-Khofifah, juga dinilai sejumlah pihak sebagai penjajakan maju di Pilpres 2024. Terlebih, sebelumnya Khofifah bersama pengurus Muslimat NU se-Jabar juga mendatangi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Senin (19/4/2021).

Tak hanya mendukung Khofifah maju di Pilpres 2024. Sarmuji juga akan mendorongnya menjadi pasangan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto jika mendeklarasikan diri maju calon presiden.

“Kalau saya memposisikan sebagai warga Jatim, saya punya keinginan Pak Airlangga, kalau sudah mendeklarasikan diri, wakilnya dari Jatim. Siapa itu? nanti!” katanya.

Apakah itu Khofifah? “Tentu sebagai orang nomor satu di Jatim, kira-kira salah satunya Bu Khofifah,” tandas Sarmuji yang juga ketua umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje).

Namun Sarmuji menegaskan, hingga kini Golkar masih menunggu kesediaan Airlangga untuk dideklarasikan sebagai Capres, karena masih berkonsentrasi dengan tugas negara terkait penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Selain itu, Golkar tidak akan membiarkan Airlangga turun sementara sambutan masyarakat masih biasa saja. Karena itu, Partai Beringin harus bertanggung jawab untuk memberikan pengenalan terlebih dahulu terkait Airlangga ke masyarakat.

“Nanti kalau kira-kira agak anget-anget, ya Pak Airlangga bolehlah turun untuk mendeklarasikan. Kalau belum diperkenalkan, sementara Pak Airlangga juga masih sibuk di penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, ya memang belum saatnya turun,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Pilpres 2024