Golkar Ajak Muslimat NU ‘Habis-habisan’ Menangkan Khofifah

TOTALITAS MUSLIMAT NU: Cagub Khofifah, Cawagub Emil Dardak dan Arumi Bachsin menghadiri pengajian Muslimat NU di Tulungagung, Minggu (22/4). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
TOTALITAS MUSLIMAT NU: Cagub Khofifah, Cawagub Emil dan Arumi Bachsin menghadiri pengajian Muslimat NU di Tulungagung, Minggu (22/4). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

TULUNGAGUNG, Barometerjatim.com – Dua bulan jelang pemungutan suara Pilgub Jatim 2018, semua kekuatan elemen pendukung pasangan Cagub-Cawagub Jatim nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak bersatu.

Hari ini, Minggu (22/4), ribuan warga Muslimat NU bersama petinggi Partai Golkar berkumpul di GOR Guyub Rukun, Kabupaten Tulungagung dalam rangka Tabligh Akbar dan Istighotsah memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw.

Kehadiran Khofifah, Emil bersama Arumi Bachsin dalam acara yang digagas DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung itu, disambut histeris ribuan jamaah Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama paling solid dan loyal tersebut.

• Baca: Warga NU Tak Pilih Khofifah-Emil, Patut Disoal Ke-NU-annya

Dalam pidatonya, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Muhammad Sariaji menuturkan, sinergi antara partai pengusung dengan Muslimat NU sangat penting. “Seluruh partai pengusung bekerjasama dengan Muslimat NU dan siap untuk memenangkan Bu Khofifah-Mas Emil,” katanya berapi-api.

“Silakan ibu-ibu Muslimat NU bekerja (memenangkan Khofifah-Emil) di daerah masing-masing, dan kami partai pengusung juga bakal bekerja keras untuk melakukan hal yang sama,” ucap Sariaji.

Bagaimanapun, tambahnya, Khofifah adalah ibunya Muslimat NU. Tokoh yang memajukan Muslimat NU sehingga menjadi organisasi sehebat sekarang. Karena itu, “Muslimat NU wajib memenangkan Khofifah,” tandasnya.

• Baca: Muslimat NU Loyal ke Khofifah, Ansor Mulai Jauh dari Gus Ipul

Sariaji juga meyakinkan, bahwa Khofifah adalah tokoh sekaligus pemimpin yang dibutuhkan provinsi dan masyarakat Jawa Timur untuk mengatasi berbagai permasalahan yang aada.

“Kami mengusung Ibu Khofifah bukan tanpa pertimbangan. Ada dua landasan pertimbangan sebelum kami mengusungnya,” ucap Sariaji.

SELURUH KEKUATAN BERSATU: Parpol pengusung Khofifah-Emil gandeng Muslimat NU untuk memenangi Pilgub Jatim 2018. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
SELURUH KEKUATAN BERSATU: Parpol pengusung Khofifah-Emil gandeng Muslimat NU untuk memenangi Pilgub Jatim 2018. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

Pertama, analisasi memilah dan memilih siapa yang akan memenangkan Pilgub Jatim 2018 dan nama yang muncul adalah Khofifah. Sedangkan pertimbangan kedua, yakni soal kapasitas perempuan yang juga mantan Menteri Sosial itu.

“Kami yakin dengan kapasitas dan kemampuan Bu Khofifah, kami yakin Bu Khofifah mampu mengayomi seluruh warga Jawa Timur,” katanya.

Sementara itu Ketua PW Muslimat NU Jatim, Nyai Hj Masruroh Wahid menyampaikan Muslimat NU patut berbangga lantaran ada tokoh perempuan hebat yang merupakan ketua umum PP Muslimat NU dan menjadi calon gubernur Jatim.

• Baca: Ketum Golkar: Khofifah Gubernur, Jokowi Dua Periode

“Beliau tidak pernah kapok membimbing umat. Insyaallah juga akan didampingi Wagub yang mewakili kalangan milenial,” katanya.

Masruroh menegaskan, pemimpin Jatim bukan hanya masalah imam shalat, tapi juga bisa menjawab kemiskinan dan memegang teguh Islam, “Semua itu ada pada sosok Bu Khofifah, ibu kita semua,” tegasnya.