Generasi Milenial Lebih Pintar, tapi Rentan Urusan Mental

KOLABORASI ANAK MUDA: Deklarasi KAMI di Satu Atap CO Working Space Jalan Pacar 2 Surabaya, Jumat (6/4) petang. | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURY
KOLABORASI ANAK MUDA: Deklarasi KAMI di Satu Atap CO Working Space Jalan Pacar 2 Surabaya, Jumat (6/4) petang. | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURY

SURABAYA, Barometerjatim.com – Puluhan muda-mudi berkumpul di Satu Atap CO Working Space Jalan Pacar 2 Surabaya, Jumat (6/4) petang. Mereka hadir dalam deklarasi gerakan Kolaborasi Anak Muda Indonesia (KAMI). Mereka berdiskusi tentang gagasan apapun yang produktif dan kontributif untuk bangsa.

Hadir sebagai pembicara, Dokter dan Owner and CEO Mahara Agung Organizer, Dwi Wijayanto; Owner Sirtanio Organic Indonesia and CEO Satu Atap; serta Social Media Influenser yang juga Ning Surabaya 2015, Alda Yunalvita. Sedangkan Wakil Wali Kota Surabaya, Wishnu Sakti Buana hadir sebagai special speaker.

Wishnu menuturkan, anak muda sekarang pintar-pintar, jauh lebih pintar dibandingkan dengan generasi saat dirinya muda dahulu. “Saya akui, secara intelegensi, anak muda sekarang jauh dibanding (masa muda) saya,” ujarnya. Tetapi, tambahnya, secara fisik dan mental lebih rentan.

• Baca: Malam Minggu di Mall, SBY Disambut Serasa Masih Presiden

Hal yang mengkhawatirkan yakni soal kepedulian sosial dan perhatian anak muda sekarang akan masa depan bangsa. Anak muda sekarang cenderung asosial.

“Kemana-mana bilang saya pecinta Pancasila, tetapi sudah pernah baca enggak pidato Bung Karno soal Pancasila? Nah, ini yang perlu ditumbuhkan. Kepedulian pada sosial bangsa dan negara,” ucap ketua DPC PDIP Surabaya itu.

Sementara Panitia Gerakan KAMI, Setiawan mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menumbuhkembangkan gagasa, ide dan inovasi di kalangan pemuda Surabaya sehingga bisa ikut berkontribusi bagi bangsa.

“Pemikiran jiwa muda seperti kawan-kawan ini yang nantinya menghasilkan ide brilian, utamanya dalam gagasan yang membangun bangsa,” paparnya.