GBHN Cukup Satu Lembar, Sisanya Lampiran RPJPN

Prof Jimly Assidiqie (Ist)

JAKARTA, Barometerjatim.com – Pakar Hukum Tata Negara UI, Prof Jimly Assidiqie menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembuatan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Menurutnya, GBHN tersebut cukup berupa satu lembar yang berisi pokok-pokok tentang ideologi, politik, sosial dan budaya yang menjadi panduan 25 tahun mendatang.

“Selebihnya adalah lampiran tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPN),” ucapnya saat diskusi Review Pencapaian Pelaksanaan RPJPN 2005-2026 di ruang rapat SG 1, lantai dasar gedung utama Bappenas, Jakarta, Jumat (24/2).

Selebihnya Jimly menyampaikan hanya ada dua jenis undang-undang (UU), yaitu UU materiil yang berisi substansi dan UU baju, hanya satu lembar, yang melampirkan subtansi sebagai hal yang tidak terpisahkan dari UU tersebut.

“GBHN masuk dalam kategori undang-undang jenis kedua,” tandasnya di depan peserta yang terdiri dari para pejabat eselon I dan II di Bappenas dan Kemendagri, di antaranya Sekjen Kemendagri Yuswandi Tumenggung.

• Baca: Pembahasan RPJPN Perlu Libatkan Non Pemerintah