Gaspol! Dwi Astuti Rajut Komunikasi dengan Tujuh Parpol

PILWALI SURABAYA: Dwi Astuti, sudah rajut komunikasi dengan tujuh Parpol. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PILWALI SURABAYA: Dwi Astuti, sudah rajut komunikasi dengan tujuh Parpol. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wakil Sekretaris PW Muslimat NU Jatim, Dwi Astuti makin gaspol dalam menjaring dukungan Parpol untuk ‘kendaraan’ maju di Pilwali Surabaya 2020.

Mantan Caleg Partai Persatuan pembangunan (PPP) untuk DPRD Jatim di Pileg 2019 itu, bahkan telah merajut komunikasi dengan tujuh Parpol.

Parpol mana saja? Selain ikut penjaringan PDIP, Nasdem dan PSI, Dwi menyebut dirinya intens berkomunikasi dengan PKB, PAN, PKS dan PPP.

“Terakhir tadi dengan PPP,” akunya pada Barometerjatim.com usai menghadiri pelantikan pengurus PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jatim masa bakti 2019-2024 di Gedung Islamic Center, Surabaya, Kamis (3/10/2019).

“Semoga saja arahnya ke saya juga PPP. Saya tidak menganggap kecil walaupun satu kursi (di DPRD Surabaya),” tandasnya.

Dwi lantas menuturkan rajutan komunikasinya dengan ketujuh Parpol tersebut. Dimulai dengan ikut penjaringan PDIP (15 kursi), lalu berlanjut ke konvensi PSI (empat kursi).

“Sebelum PDIP saya malah diberi formulir, bukan ambil ya, oleh PSI. Kita memang melobi dengan PSI dan siap untuk ketemuan,” ujarnya.

“Jadi untuk formulir dibawakan oleh teman-teman dari PSI, terutama anggota dewan, empat anggota dewan sudah ketemu saya,” sambungnya.

Selain PDIP dan PSI, Dwi juga ikut penjaringan Nasdem (tiga kursi). “Saya sendiri yang ambil (formulir), didampingi para tim saya untuk ke sana,” ujarnya.

Namun baik formulir PSI maupun Nasdem belum dikembalikan untuk kelengkapan berkas, karena masih ada batas waktu hingga 17 Oktober (Nasdem) dan 20 Oktober (PSI).

Bagaimana dengan PAN? “Alhamdulillah sudah beberapa kali ketemu dengan PAN, baik di level Jatim maupun kota. Insyaallah sudah ada sounding,” katanya.

Dwi juga menyebut akan diberikan PAN surat tugas untuk melakukan komunikasi lintas Parpol, mengingat Parpol berbasis suara warga Muhammadiyah itu hanya memiliki tiga kursi di DPRD Surabaya.

“Jadi kan butuh lagi teman lainnya, sehingga PAN ini sudah menyiapkan, bahkan diikhtirkan surat itu untuk membantu mendapatkan rekomendasi (Parpol) lainnya,” ujarnya.

Komunikasi dengan PKS

Kapan surat tugas akan diberikan PAN? “Semoga saja dalam tempo dekat. Tapi pihak PAN Jatim, salah satu dari teman-teman di Jatim, sudah ikhtiar ke sana. Saya sih secara formal belum ketemu dengan ketua PAN, tapi kalau sifatnya non formal sudah,” katanya.

Dalam waktu dekat, Dwi berencana melakukan silaturahim secara formal dengan Ketua PAN Jatim, Masfuk dan jika ada kesempatan akan langsung juga ke DPP PAN.

PKS (lima kursi)? “Saya sudah ketemu dengan PKS. Insyaallah PKS juga dalam posisi ikhtiar ke arah sana, semoga sajalah ada arah-arah positif untuk masuk ke sana,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya, Dwi Astuti