Forkas: Duet Gus Hans-Machfud Arifin Jauh Lebih Nendang!

PILWALI SURABAYA: Joko Setiawan (kanan), duet Gus Hans-Mchfud Arifin lebih pas. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PILWALI SURABAYA: Joko Setiawan (kanan), duet Gus Hans-Mchfud Arifin jauh lebih nendang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wacana duet Machfud Arifin-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans, mulai berhembus di bursa Pilwali Surabaya 2020. Salah satunya dilontarkan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Abdul Malik.

Namun elemen pendukung Gus Hans berpendapat sebaliknya. Jauh lebih ‘nendang’ kalau dibalik, yakni duet Gus Hans-Machfud Arifin lantaran lebih berpeluang memenangi hajatan demokrasi lima tahunan di Kota Pahlawan tersebut.

“Boleh, kalau Gus Hans Cawali dan Pak Machfud wakilnya. Jauh lebih ‘nendang’, lebih berpeluang menang,” kata Ketua Forum Komunikasi Arek Surabaya (Forkas), Joko Setiawan di Surabaya, Rabu (15/1/2020).

Joko meyakini elektabilitas Gus Hans lebih tinggi, karena selama ini langkahnya lebih ‘memasyarakat’. “Saya kira elektabilitas Gus Hans lebih tinggi, kenapa harus wakil?” katanya.

“Saya tidak tahu urusan Parpol ya, tapi dalam mengusung pasangan calon kan seharusnya mempertimbangkan keinginan masyarakat juga, kalau mau menang!” ucap Joko.

Menurut Joko, jika Gus Hans-Machfud berpasangan, sekali lagi, maka peluang menang di Pilwali lebih besar, siapapun lawannya. “Kalau enggak begitu ya enggak usah. Tapi lebih pas lagi kalau Gus Hans Cawali, Pak Machfud wakil. Jangan dibalik!” ujarnya.

Joko menambahkan, Forkas menilai Gus Hans cocok untuk memimpin Surabaya pasca kepemimpinan Tri Rismaharini alias Risma karena selain visioner, masih muda, kalem, juga bisa ‘mengorangkan’ masyarakat.

“Tapi kan ada juga yang belum apa-apa sudah kelewat percaya diri. Calon yang seperti itu bisanya malah enggak jadi, karena masyarakat sudah tahu kalau nanti jadi bakal seperti apa,” katanya.

Joko juga meyakini, elektabilitas Gus Hans bakal semakin naik saat Pilwali nanti seiring para relawan yang terus bergerak melakukan sosialisasi, bahkan door to door.

Asal Tak ‘Nggandoli’

Di sisi lain, Machfud usai menyampaikan visi-misi dalam Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC Partai Gerindra Surabaya, Sabtu (11/1/2020), masih enggan mengungkap siap bakal calon wakil yang akan dipilih.

Machfud hanya memberi penegasan, kalau koalisi Parpol yang bakal mengusungnya menyerahkan penuh urusan wakil ke dirinya.

“Sudah ada pembicaraan saya dengan beberapa partai yang akan mengusung saya, (urusan wakil) diserahkan sepenuhnya pada saya,” katanya.

Machfud berharap, calon wakil yang dipilih nanti bisa meningkatkan elektabiltas, bukan sebaliknya malah ‘nggandoli’.

Calon wakil yang dipilih dari kalangan milenial, politisi, birokrat, atau pesantren? “Nanti pada gilirannya akan disampaikan. Yang jelas tidak nggandolin saya,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya