Fokus Pileg, Nasdem Sebut Pilgub Jatim Hanya Bonus

PILGUB HANYA BONUS: Ipong Muchlissoni, Pilkada serentak 2018 di Jatim hanya 'bonus' bagi Nasdem untuk konsolidasi Pileg 2019. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG
PILGUB HANYA BONUS: Ipong Muchlissoni, Pilkada serentak 2018 di Jatim hanya ‘bonus’ bagi Nasdem untuk konsolidasi Pileg 2019. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG

SURABAYA, Barometerjatim.com – Di saat Partai Demokrat maupun Golkar habis-habisan mengerahkan mesin Parpol untuk memenangkan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Nasdem malah menyebut Pilgub Jatim hanya ‘bonus’ konsolidasi menuju Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

“Pilkada gubernur atau Pilkada di kabupaten/kota yang diikuti Nasdem, ya itu bonus tambahan konsolidasi saja. Tapi kalau fokus kita pada pemenangan legislatif 2019,” kata Ketua Bappilu DPW Nasdem Jawa Timur, Ipong Muchlissoni di sela Rakorwil Bappilu DPW Nasdem Jawa Timur, Sabtu (24/2).

Statemen Ipong ini sedikit ‘zig-zag’ karena Nasdem yang memiliki 4 kursi di DPRD Jatim termasuk satu dari tujuh Parpol yang mengusung Khofifah-Emil. Enam Parpol lainnya yakni Demokrat (13 kursi), Golkar (11), PPP (5), PAN (7), Hanura (2) dan PKPI (non kursi).

• Baca: Zainudin Amali Pimpin Golkar Menangkan Khofifah-Emil

Namun Bupati Ponorogo itu menegaskan, alasan utama Parpol besutan Surya Paloh tersebut hanya menjadikan Pilgub Jatim sebagai bonus, karena Khofifah-Emil diusung banyak Parpol. “Kita tetap tujuan pokoknya Pemilu Legislatif,” tandasnya.

Meski demikian, Ipong menolak jika disebut Nasdem setengah hati memenangkan Khofifah-Emil. “Tetap all-out, kita akan bekerja untuk Pilgub. Kita akan siapkan saksi yang akan kita turunkan jika diperlukan untuk Pilgub,” katanya.

Senada, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Partai Nasdem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi menegaskan, baik Pilkada serentak 2018 di Jatim hanya menjadi mesin uji coba partainya menuju pertarungan di Pileg 2019.

• Baca: Pengamat: Tren Elektabilitas Khofifah-Emil Kian Melesat

Karena itu pihaknya merasa beruntung Jatim ada Pilgub. Dengan demikian, jika Ketua DPW Nasdem Jatim, Rendra Krisna menjadi bagian dari tim pemenangan Khofifah-Emil, bisa melakukan rapat koordinasi untuk membagi saksi-saksi yang dimiliki Nasdem di 38 kabupaten/kota.

“Jadi (daerah) yang ada Pilkadanya bisa diuji cobakan dengan Pilkada kabupaten/kota dan yang tak ada Pilkadanya barang kali bisa dengan Pilgub,” tegas Janet.