Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Erupsi Semeru: 5.205 Jiwa Terdampak, 13 Warga Meninggal

Berita Terkait

ERUPSI SEMERU: Guguran awan panas Gunung Semeru yang mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB. | Data/Grafis: BPBD Jatim
ERUPSI SEMERU: Guguran awan panas Gunung Semeru yang mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB. | Data/Grafis: BPBD Jatim
- Advertisement -

LUMAJANG, Barometerjatim.com – Luar biasa mengerikan dampak erupsi Gunung Semeru. Update dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, per 5 Desember 2021 pukul 07.00 WIB tercatat 5.205 jiwa terdampak, 13 di antaranya ditemukan meninggal dunia.

Salah seorang korban meninggal diketahui bernama Poniyem (50). Warga Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo ini tertimpa guguran awan panas ketika berlari menyelamatkan diri.

“Informasinya seperti itu, saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit terdekat,” terang petugas Pusdalops BPBD Jatim, Ari Herlambang dalam keterangannya, Minggu (5/12/2021).

Selain korban meninggal, jelas Ari, tercatat ada sembilan orang dinyatakan hilang dan 45 orang mengalami luka bakar karena terpapar semburan abu panas, serta 20 orang lagi masih dalam proses evakuasi oleh petugas gabungan.

“Untuk korban selamat yang saat ini tinggal di tempat-tempat pengungsian, jumlahnya mencapai lebih dari dua ribu jiwa,” terangnya.

Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang berketinggian 3.676 meter, meletus dahsyat dengan mengeluarkan asap pekat berwarna abu-abu berukuran besar pada Sabtu sore (4/12/2021).

Dari rekaman video yang beredar di media sosial, erupsi ini mengakibatkan warga panik hingga berlarian menyelamatkan diri. Tampak kolom abu erupsi bergumpal dengan ketinggian ribuan meter di atas puncak. Sekeliling wilayah Semeru tampak hujan abu dan gelap gulita.

Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

Sedangkan catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

» Baca Berita Terkait Erupsi Gunung Semeru

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -