Sabtu, 21 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Eri Cahyadi: ASN Bukan MBR kok Masuk Rusunawa, Ya Harus Dikeluarkan!

Berita Terkait

RUSUNAWA: Salah seorang penghuni Rusunawa yang dikelola Pemkot Surabaya sedang beraktivitas. | Foto: Barometerjatim/IST
RUSUNAWA: Salah seorang penghuni Rusunawa yang dikelola Pemkot Surabaya sedang beraktivitas. | Foto: Barometerjatim/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi ternyata sudah jauh-jauh hari memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengecekan dan pendataan ulang penghuni Rusunawa (rumah susun sederhana sewa) yang dikelola Pemkot.

Makanya, sejak Januari 2022, jajaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya telah melakukan pendataan dan verifikasi para penghuni Rusunawa.

“Ternyata hasil pengecekannya ada ASN-nya yang menghuni Rusunawa, ya harus dikeluarkanlah. Wong ASN itu bukan MBR kok masuk ke situ (Rusunawa). Saya sebenarnya yang memerintahkan pengecekan itu,” kata Eri, Selasa (8/2/2022).

Menurut Eri, pengecekan dilakukan sejak Januari 2022 ke 20 Rusunawa yang dikelola Pemkot. Mulai dari Rusunawa Urip Sumoharjo, Dupak Bangunrejo, Sombo, Penjaringansari, Warugunung, Wonorejo, Tanah Merah, Randu, Grudo, Pesapen, Jambangan, Siwalankerto, Romokalisari, Keputih, Bandarejo, Gununganyar Sawah, Dukuh Menanggal, Tambak Wedi, Indrapura, dan Babat Jerawat.

Dari hasil pengecekan, diketahui ada 87 ASN yang masih menghuni Rusunawa, terdiri dari 65 ASN aktif dan 22 lainnya pensiunan ASN. Makanya, Eri meminta para ASN yang masih menghuni Rusunawa segera pindah.

“Namun kita beri waktu sebulan untuk pindahan. Jadi, tidak langsung kami suruh untuk pindah, karena mungkin dia tidak punya tempat,” katanya.

Eri juga menegaskan bahwa Rusunawa peruntukannya untuk MBR. Mereka ini harus dilihat lebih lanjut, karena belum mempunyai pekerjaan atau bekerja tapi hasilnya tidak bisa menggerakkan ekonomi keluarganya, sehingga hanya cukup untuk makan dan mungkin juga untuk sekolah anaknya.

“Kalau ada MBR tapi nyicil mobil, nyicil sepeda motor, kira-kira itu masuk MBR apa tidak? Nah, seperti ini yang harus kita atur. Saya bilang kepada teman-teman di Pemkot, sekarang kita waktunya bekerja untuk umat,” kata Eri.

“Akhirnya, setelah dicek ternyata betul ada ASN dan ada yang sudah memiliki mobil tapi tidak keluar-keluar dari Rusunawa. Jadi, inilah waktunya kita untuk melakukan pengecekan dan penataan ulang,” tandasnya.

» Baca berita terkait Rusunawa. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -