Dukungan Buruh untuk Khofifah-Emil Tak Terbendung

SERAP ASPIRASI: Cawagub Emil Elestianto berkunjung ke pabrik PT Aneka Coffee Industry Sidoarjo, Senin (4/6) sore. | Foto: Foto Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
SERAP ASPIRASI: Cawagub Emil Elestianto berkunjung ke pabrik PT Aneka Coffee Industry Sidoarjo, Senin (4/6) sore. | Foto: Foto Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Dukungan pekerja dan buruh untuk Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak terus mengalir. Senin (4/6) sore, pasangan Cagub-Cawagub Jatim nomor urut satu tersebut mendapatkan dukungan dari buruh PT Aneka Coffee Industry Sidoarjo.

Kehadiran Emil di perusahaan tersebut, selain silaturahim juga untuk menyerap aspirasi dari para buruh untuk memperkuat programnya jika terpilih memimpin Jawa Timur bersama Khofifah.

Dalam dialog dengan manajemen dan buruh pabrik, Emil menuturkan konsumsi kopi meningkat pesat tetapi produksinya tidak bisa keep up (mengikuti) sehingga ekspor ikut berkurang.

• Baca: Pengusaha Jombang: Khofifah-Emil Klop Pimpin Jatim

Local demand kita tinggi. Itu peluang dan masih besar sekali untuk diisi di Jatim, baik robusta dan arabika. Produksi harus kita tingkatkan,” katanya.

Karena itu, Emil yang sudah membangun Taman Teknologi Kopi di Trenggalek akan mendorong daerah lain di Jawa Timur untuk meningkatkan hasil kopinya.

Peningkatan hasil kopi ini diarahkan untuk bisa memenuhi kebutuhan pabrik di Jatim, mengingat selama ini pabrik masih disuplai oleh kopi dari Bengkulu.

• Baca: Khofifah-Emil Beri Perhatian Lebih untuk Penghafal Al Qur’an

“Harapan kita Selingkar Wilis bisa menjadi sabuk kopi, Lingkar Ijen sangat potensial untuk kopi arabika karena ketinggiannya sangat memadai. Inilah yang akan kita dorong karena permintaan pabrik akan kopi robusta dan arabika sangat besar sekali,” tambahnya.

Sementara terkait gelombang dukungan dari buruh, Emil mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih. “Saya sangat bersyukur sekali, SPSI dan organisasi sarikat-sarikat pekerja yang ada di Jatim memberikan dukungannya,” katanya.

Penggagas pelayaran perintis selatan nusantara itu menambahkan, APBD juga harus memperhatikan pengembangkan kompetensi buruh. Dia mencontohkan di Singapura, ada sebuah center yang memberikan employment yang mempersiapkan buruh mampu menjemput revolusi industri ke-4.

DUKUNGAN BURUH: Cawagub Emil Elestianto mendapat dukungan dari buruh pabrik PT Aneka Coffee Industry Sidoarjo, Senin (4/6) sore. | Foto: Foto Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
DUKUNGAN BURUH: Cawagub Emil Elestianto mendapat dukungan dari buruh pabrik PT Aneka Coffee Industry Sidoarjo, Senin (4/6) sore. | Foto: Foto Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Langkah revolusioner, menurut Emil, juga sudah dilakukan PT Aneka Coffee Industri. “Perusahaan ini perusahaan hi-tech, pekerjanya cuma 350-an, karena produksinya menggunakan alat teknologi tinggi,” katanya.

“Shingga para pekerjanya benar-benar terlatih seperti analis kimia dan jurusan lainnya. Ada kemungkinan perusahaan lain juga akan menggunakan mensin berteknologi tinggi, sehingga perlu dipikirkan kesiapan para buruh menyambut ini.”

• Baca: Emil Dorong Madura Jadi Barometer Teknologi Garam

Sementara Sekjen DPC Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) Sidoarjo, Wahono membenarkan arah dukungannya untuk Kofifah-Emil.

“Kami memandang Bu Khofifah sangat bagus ketika menjabat menteri sosial,  sedangkan Mas Emil kerjanya juga sangat luar biasa dalam memimpin di Trenggalek. Jadi apa salahnya bila kita dukung untuk memimpin Jawa Timur,” tegas Wahono.