Diragukan Ke-NU-annya, Aspri Kiai Ma’ruf Amin Enjoy Aja!

DAFTAR PENJARINGAN CABUP: Sholahuddin naik Ojol menuju kantor PPP Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
DAFTAR PENJARINGAN CABUP: Sholahuddin naik Ojol menuju kantor PPP Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Dihantam rumor yang meragukan ke-NU-annya, kandidat Calon Bupati (Cabup) Lamongan, Sholahuddin mengaku tak ambil pusing.

Baginya, rumor tersebut sengaja dihembuskan pihak tertentu yang tidak rela dirinya maju di Pilbup Lamongan 2020, apalagi banyak mendapat dukungan dari tokoh dan kiai NU.

“Maka dari satu pihak yang merasa dirugikan dengan kegiatan itu mengklaim: Kaji Sholah itu bukan NU kenapa didukung kiai-kiai NU? Lha itu biarkan saja, saya juga enggak merespons kok,” katanya usai mendaftar penjaringan di kantor DPC PPP Lamongan, Rabu (11/12/2019).

“Saya itu lahir dari keluarga NU, kedua orang tua saya itu NU, saudara maupun paman saya NU semua. Insyaallah para kiai dan sesepuh di kampung saya itu tahulah siapa saya,” sambungnya.

Terlebih Sholah tak hanya NU secara kultural tapi juga struktural. “Kalau di struktural NU, secara resmi saya sebagai bendahara PCNU Lamongan. Sebelumnya saya juga sebagai ketua LPPNU Lamongan, Lembaga Pengembangan Pertanian NU,” jelasnya.

Dengan demikian, tandas Sholah, ke-NU-an dirinya sudah clear tak hanya secara kultural tapi juga struktural. “Nah kalau dipermasalahkan tidak NU, ya biarkan yang mempermasalahkan, yang penting kita clear-clear saja, enjoy-enjoy aja,” ucapnya.

Di sisi lain, ada yang menarik perhatian saat Sholahuddin mendaftar penjaringan di PPP. Pria yang juga Aspri Wapres, KH Ma’ruf Amin itu datang diantar ojek online (Ojol).

Sepanjang perjalanan dari kantor Pemenangan Kaji Sholah Dapil 1 di Jalan Soewoko menuju kantor PPP, Sholah terlihat menyapa warga pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Tiba di kantor PPP, Sholahuddin disambut Ketua DPC PPP Lamongan Na’im, Sekretaris Muntoyo, dan jajaran pengurus lainnya.

Mengapa pilih naik Ojol? Menurutnya, Ojol adalah bisnis unicorn yang bisa menginspirasi perkembangan ekonomi kreatif, dan harus terus didorong sesuai perkembangan zaman.

“Ojol tidak bisa kita bendung. Ini salah satu solusi pekerjaan, solusi perkembangan ekonomi yang ada di wilayah Kabupaten Lamongan yang harus kita dorong terus,” ujarnya.

» Baca Berita Terkait Pilbup Lamongan