Dinas PU Bina Marga Kebut Pelebaran Jalan Provinsi

PELEBARAN JALAN: Jalan provinsi di Ngelom, Taman, Sidoarjo akan dilakukan pelebaran dan pembuatan saluran air. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
PELEBARAN JALAN: Jalan provinsi di Ngelom, Taman, Sidoarjo akan dilakukan pelebaran dan pembuatan saluran air. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dinas PU Bina Marga Jatim kebut proyek pelebaran jalan di Ngelom, Taman, Kabupaten Sidoarjo. Apalagi jalan provinsi di daerah tersebut menjadi salah satu jalur utama yang berpotensi macet.

Cepatnya kerusakan yang dialami jalan di Ngelom ini, salah satunya karena tergenang air saat musim hujan yang membuat konstruksi jalan cepat bergelombang.

Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi menuturkan, tahap awal pengerjaan proyek dengan anggaran Rp 4,5 miliar itu dilakukan sepanjang 500 meter mulai dari jembatan baru hingga rel kereta api dekat Pasar Taman.

• Baca: Pemprov Butuh Anggaran Besar untuk Muluskan Jalan Arteri

“Di situ kan jalannya memang bergelombang dan banjir, ternyata salurannya juga buntu. Celakanya saluran itu tidak diteruskan ke sungai terdekat, itu yang kami lihat seperti itu,” katanya, Minggu (9/9).

Karena itu, pihaknya menyiapkan sudetan saluran air menuju Kali Surabaya. Dia sepanjang jalan yang akan diperlebar, juga akan dibangun saluran air untuk mengurangi banjir pada musim penghujan.

Nantinya, tutur Gatot, ada pemasangan u-ditch 100 x 150 cm dan 100×100 dengan kedalaman 2.5 sampai 1 meter. Namun, saluran air ini hanya akan dipasang di satu sisi jalan. “Saat ini sedang dikerjakan untuk sudetan saluran air ke sungai,” terangnya.

Selesai 4 Desember

PROYEK RP 4,5 MILIAR: Gatot Sulistyo Hadi, anggaran Rp 4,5 miliar untuk pelebaran jalan provinsi di Ngelom, Taman, Sidoarjo. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
PROYEK RP 4,5 MILIAR: Gatot Sulistyo Hadi, anggaran Rp 4,5 miliar untuk pelebaran jalan provinsi di Ngelom, Taman, Sidoarjo. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Setelah pemasangan saluran air selesai, dilanjutkan dengan pelebaran jalan dan peninggian struktur jalan. Proyek ini akan selesai pada 4 Desember mendatang.

“Proses pengerjaan dan pemeliharaan sekitar 135 hari. Ya sekitar 4 Desember,” ungkapnya.

Pasca proyek selesai, diharapkan bisa mengurangi masalah kemacetan di daerah tersebut, serta mengatasi genangan air yang bisa merusak struktur jalan.

• Baca: Terkendala Girder, Ruas Tol Paspro Tak Bisa Difungsionalkan

Tahap berikutnya, tambah Gatot, akan dilakukan hal serupa untuk jalan dari rel kereta api di Taman hingga pertigaan Taman menuju Geluran, Sidoarjo.

“Sementara ini dulu, karena kita juga mau mengatur lalu lintas dari Taman bisa langsung belok kanan, ikuti rel, atau lewat jalan sekitarnya,” ujarnya.