Diklat Kades, Wali Kota Batu Puji Habis Kepala BPSDM Jatim

SAMBUT GUBERNUR: Aries Agung Paewai (kiri), menyambut kedatangan Khofifah di acara Diklat Kades. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SAMBUT GUBERNUR: Aries Agung Paewai (kiri), menyambut kedatangan Khofifah di acara Diklat Kades. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

BATU, Barometerjatim.com – Inovasi dan kreasi jempolan dalam Diklat Teknis Peningkatan Kapasitas SDM bagi Kepala Desa (Kades) di Jatim 2021 di Hotel Royal Orchids Garden, Kota Batu, Selasa (16/3/2021), tak lepas dari ‘tangan dingin’ Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Aries Agung Paewai.

Sampai-sampai Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengeluarkan pujian untuk Aries di hadapan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Plt Plt Kaban Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PSDM PMD) Kemendes PDTT, Jajang Abdullah.

“Beliau Bu Gubernur, saya tahu beliau, mengenal beliau, ketika beliau sangat sibuk lari-lari di lapangan (saat menjabat kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov). Sekarang beliau jadi kepala BPSDM yang saya rasa inovatif, kreatif, dan luar biasa,” puji Dewanti yang disambut aplaus peserta Diklat dan undangan lainnya.

“Saya menyaksikan itu, bukan berarti biar nanti Kota Batu dipilih lagi menjadi tempat Diklat. Matur nuwun Pak Aries, karena tiga tempat sudah dipilih. Ini adalah tambahan darah bagi Kota Wisata Batu dan tentu saja atas restu Ibu Gubernur,” sambungnya.

Ya, mungkin pujian Dewanti tak berlebihan. Menilik pemaparannya, Aries terlihat begitu inovatif, kreatif, dan detail dalam membingkai acara serta program-program BPSDM Jatim. Termasuk merancang diklat Kades secara berkelanjutan hingga 2024.

DIPUJI WALI KOTA BATU: Aries Agung Paewai, saat memberi pemaparan terkait Diklat Kades di Batu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DIPUJI WALI KOTA BATU: Aries Agung Paewai, saat memberi pemaparan terkait Diklat Kades di Batu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Tahun ini pada triwulan IV, pelatihan yang anggarannya bersumber dari P-APBD diperuntukkan bagi 540 Kades, dan pelatihan akan dituntaskan dalam tiga tahun untuk total 7.724 Kades dengan sumber anggaran dari APBD 2022-2024.

“Oleh karena itu, kami berharap kemampuan para Kades dapat ditingkatkan dalam rangka untuk meningkatkan inovasi dan lebih responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Aries.

Hal senada disampaikan Jajang Abdullah. Menurutnya, peningkatan kapasitas kepala desa dan optimalisasi pengelolaan dana desa penting dilakukan untuk kemajuan desa dan kepentingan masyarakat.

“Pemusatan penyelenggaraan pembangunan yang mengandalkan birokrasi saja tidak cukup, butuh kolaborasi. Desa menjadi entitas NKRI sebagai subjek pembangunan nasional, dan aktor pembangunan desa adalah kepala desa,” katanya.

» Baca Berita Terkait Pemprov Jatim