Dihadiri Gus Muwafiq, Besok JK Lantik Pengurus DMI Jatim

AUDIENSI: Pengurus terpilih DMI Jatim 2019-2024 saat audiensi ke Jusuf Kalla, Agustus lalu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
AUDIENSI: Pengurus terpilih DMI Jatim 2019-2024 saat audiensi ke Jusuf Kalla, Agustus lalu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com –  Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan melantik pengurus Pimpinan Wilayah (PW) DMI Jatim 2019-2024 di Gedung Islamic Center, Surabaya, Kamis (3/10/2019) besok pagi. Acara mulai pukul 08.00 WIB.

Insyaallah Pak JK confirm hadir. Harapan kita para menteri di Kabinet Kerja yang pengurus DMI juga bisa hadir,” ujar Ketua Panitia, KH Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans dalam keterangannya pada wartawan di Surabaya, Rabu (2/10/2019) siang.

Selain JK, lanjut Gus Hans, acara akan dihadiri ‘kiai gondrong’ asal Yogyakarta, KH Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq untuk mengisi mauidhoh hasanah. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa juga diagendakan hadir.

Total, ada sekitar 3.500 undangan, di antaranya para tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimda, dan pengurus DMI se-Jatim.

“Momen itu sekaligus digunakan sebagai penyerahan secara simbolisi program gubernur, dalam rangka memberikan kesejahteraan kepada sekitar 11 ribu imam masjid di Jatim,” terang Gus Hans.

Pengurus DMI Jatim masa bakti 2019-2024 diketuai KH M Roziqi. Di jajaran wakil ketua terdapat sejumlah tokoh, mulai kalangan pesantren, mantan pejabat, hingga berlatar belakang pengusaha. Selain Gus Hans, ada nama Masnuh, Sudjak, Arum Sabil, dan Hadi Santoso.

Terkait banyak pengurus dari latar belakang santri yang pengusaha, Gus Hans menjelaskan hal itu sesuai dengan semangat dan tema pelantikan: Masjid makmur, Indonesia unggul.

“Ketika masjidnya makmur, otomatis isinya juga makmur. Ketika orang-orang yang ahli masjid itu makmur, maka insyaallah Indonesia akan menjadi negara yang unggul,” ujarnya.

Dari pemahaman itu, tandas Gus Hans, maka masjid juga harus makmur dalam kegiatan, serta bisa memakmurkan orang-orang yang aktif di dalam masjid.

“Nah, kehadiran pengusaha, santri dan sebagainya dalam komposisi kepengurusan ini, kita harapakan bisa nge-grab dengan hal-hal seperti itu. Jadi konekting ke pemberdayaan masjid, dan sebagainya,” jelasnya.

Dimakmurkan Masjid

Sementara Ketua terpilih PW DMI Jatim masa bakti 2019-2024, KH M Roziqi menuturkan, organisasi yang dipimpinnya akan tetap fokus untuk mamakmurkan dan dimakmurkan masjid.

“Mamakmurkan masjid yaitu melakukan dakwah bil lisan, ya khotbah, pengajian, memperingati hari besar Islam dan seterusnya. Tapi yang perlu diperhatikan yaitu dimakmurkan masjid,” ujarnya.

Maknanya, jelas Roziqi, DMI bersama-sama takmur masjid akan berupaya keras untuk menjadikan dan membawa jamaah menjadi makmur, baik secara lahir maupun batin.

“Maka dari sisi ekonomi juga makmur, karena kita mencoba menjadikan masjid dengan manajemen yang baik. Misalnya punya koperasi, serta kegiatan-kegiatan pos pemberdayaan yang berbasis masjid,” katanya.

Selain itu, perlu meningkatkan zakat maupun wakaf untuk dijadikan modal bergulir bagi jamaah yang perlu mendapatkan perhatian. Begitu pula dari sisi lain, misalnya menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan.

“Mulai dari RA, TK sampai Aliyah dan seterusnya. Dari masjid inilah akan berkembang pendidikan sampai ke  perguraun tinggi kalau bisa, sehingga dari masjid akan tumbuh generasi yang islami dan kuat,” tegasnya.

» Baca Berita Terkait DMI Jatim, Jusuf Kalla