Di Ujung Jabatan, Pakde Karwo Lakukan Mutasi Besar-besaran

MUTASI BESAR-BESARAN: Gubernur Soekarwo melantik 1.017 pejabat di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/11). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
MUTASI BESAR-BESARAN: Gubernur Soekarwo melantik 1.017 pejabat di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/11). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Di ujung jabatan, Gubernur Jatim Soekarwo alias Pakde Karwo melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 1.017 pejabat di lingkungan Pemprov Jatim, mulai eselon II hingga IV Jumat (30/11) hari ini dilantik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Rinciannya, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) sebanyak 14 orang, jabatan administrator (eselon III) 270 orang dan jabatan pengawas (eselon IV) 733 orang.

Dalam sambutannya, Pakde Karwo menyampaikan, pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di 27 UPT yang dilebur sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

• Baca: Skandal Suap! 4 Mantan Kadis Dibui, Berikutnya Siapa Lagi?

“Ini batas akhir yang diberikan Mendagri untuk mengisi kekosongan-kekosongan. Jadi tidak hanya yang tidak tertampung, tetapi semua eselon III dan IV sudah masuk dalam pelantikan ini,” ujarnya.

Pakde Karwo menjelaskan, pelantikan tersebut melaksanakan PP No 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. PP tersebut dikoreksi Mendagri yang kemudian memunculkan Permendagri No 12 Tahun 2017. Dalam Permendagri disebutkan bahwa terdapat 27 UPT di Jatim yang perlu ditiadakan.

“Jadi ini diperintah peraturan melalui PP dan Permendagri. Ada 27 UPT ditiadakan,” jelas gubernur kelahiran Madiun tersebut. Menurutnya, jika pelantikan tidak dilakukan segera, maka bisa mengganggu terhadap proses pelayanan publik.

• Baca: Klaim Belum Dibayar, Pemprov Siap Kelola BPJS Kesehatan

Dia berpesan, agar para pejabat yang baru dilantik segera membaca dan memahami tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) mereka masing-masing. Tupoksi ini sangat penting untuk dipahami agar jelas apa yang dikerjakan di institusinya.

“Pejabat pimpinan tinggi pratama ini harus mempelajari tupoksi. Juga rencana kerja dan anggaran,” katanya.

Integritas dan Kapabilitas

UCAPAN SELAMAT: Sekdaprov Heru Tjahjono (kanan) memberi ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
UCAPAN SELAMAT: Sekdaprov Heru Tjahjono (kanan) memberi ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Sementara dalam prosesi pelantikan eselon IV yang dilaksanakan usai pelantikan eselon II dan eselon III, Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono meminta agar mereka terus meningkatan integritas dan kapabilitasnya.

Menurutnya, integritas dan kapabilitas tersebut harus ditanamkan dalam diri  setiap pemimpin di dalam melaksanakan tugas sehari hari.

• Baca: Naik Rp 121 Ribu, UMP 2019 Jatim Ditetapkan Rp 1,6 Juta

Pejabat pengawas di lingkungan Pemprov Jatim, menurut Heru, juga dituntut untuk terus menjaga loyalitas, produktifitas serta kapabilitas, sehingga tugas yang dilaksanakan bisa tercapai dengan efektif dan efisien.

» PEJABAT ESELON II YANG DILANTIK

  1. Mochamad Yasin (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa)
  2. Agus Wahyudi (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan)
  3. Ardo Sahak (Kepala Dinas Kominfo)
  4. Dyah R Ermawati (Kabiro Adm Perekonomian Setdaprov)
  5. Aris Mukiyono (Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP)
  6. Andik F Tjahjono (Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan)
  7. Rahayu (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan)
  8. Sugeng Harijanto (Wadirut dan Keuangan RSUD Haji Surabaya)
  9. Cita RS Prakoeswa (Wadir Pendidikan Profesi dan Penelitian RSUD dr Soetomo)
  10. Anang Endaryanto (Wadir Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD dr Soetomo)
  11. Joni Wahyuhadi (Direktur RSUD dr Soetomo)
  12. Indah Wahyuni (Kabiro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov)
  13. Benny Sampirwanto (Kepala Bakorwil Pemerintahan dan Pembangunan Jatim di Malang)
  14. Muhammad G Saleh (Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim)

» Baca Berita Terkait Pemprov Jatim, Soekarwo