Demo P2SEM, Kejati Diminta Usut Tuntas Politikus Demokrat

TUNTASKAN KORUPSI P2SEM: Massa Garansi menggelar aksi penuntasan kasus korupsi P2SEM di depan kantor Kejati Jatim, Surabaya, Jumat (31/8) sore. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG
TUNTASKAN P2SEM: Massa Garansi menggelar aksi penuntasan kasus korupsi P2SEM di depan kantor Kejati Jatim, Surabaya, Jumat (31/8) sore. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tak kunjung ada tersangka baru dalam kasus mega korupsi P2SEM (Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat), puluhan massa Gerakan Anti Korupsi (Garansi) menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Jumat (31/8) sore.

Mereka menagih janji korps Adhyaksa, terkait penuntasan kasus penyelewengan dana hibah senilai Rp 227 miliar yang terjadi di era Gubernur Jatim, Imam Utomo pada 2008 tersebut.

Terlebih, dari 13 anggota DPRD Jatim periode 2004-2009 yang diperiksa, 1-9 Agustus lalu, tak ada nama-nama ‘kakap’ seperti yang disebut almarhum Fatthorrasjid. Sudah begitu, hingga 22 hari pasca pemeriksaaan, Kejati belum juga menetapkan tersangka baru.

• Baca: 19 Hari Tanpa Tersangka, Kejati Cari Aliran Dana P2SEM di Bank

Dalam aksinya, para pendemo bahkan tanpa tedeng aling-aling langsung menunjuk nama. Mereka menuding anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Demokrat, Renville Antonio ikut terlibat.

Tudingan ditunjukkan lewat sejumlah poster yang mereka bawa, di antaranya berbunyi: Pakde Pecat Renville dari Kader Demokrat, Periksa Renville Antonio, Masyarakat Butuh Kejalasan P2SEM.

Korlap Aksi, Imam Syafi’i menyebut pihaknya tak asal tuding karena mengklaim memiliki data kalau sekertaris DPD Partai Demokrat Jatim itu ikut merekomendasi penyaluran dana P2SEM. Setidaknya ada 44 proposal yang disalurkan ke beberapa lembaga penerima.

• Baca: Korupsi P2SEM, Ketua PPP Jatim Ikut Diperiksa Kejati

Lembaga penerima dana P2SEM yang direkomendasi tersebut, menurut Imam, tersebar di delapan daerah, yakni Kediri, Pacitan, Tuban, Blitar, Tulungagung, Kabupaten Mojokerto, Gresik dan Malang.

Karena itu, pihaknya meminta agar Kejati mengusut tuntas dugaan keterlibatan Renville dan Demokrat memecatnya dari kader partai. “Copot Renville! Copot Renville! Periksa Renville! Periksa Renville!” teriak Imam diikuti koor peserta demo.

Butuh Tambahan Bukti

Setelah beberapa menit berorasi, dua delegasi pendemo diberi izin bertemu pihak kejaksaan. Mereka diterima Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Didik Farkhan Alisyahdi dan Kasi Penkum Richard Marpaung.

“Kita serius menangani kasus P3SEM. Kalau tidak, kenapa kita susah-susah menangkap dokter Bagoes (broker kasus P2SEM) sampai ke Malaysia,” ucap Richard.

Namun Richard meminta waktu karena Kejati masih terus melakukan pendalaman. “Kami masih terus mengupayakan untuk bisa mengungkap kasus ini sampai tuntas,” ucapnya, sembari menegaskan tak ada batas waktu sampai kapan kasus ini tuntas.

• Baca: Mega Korupsi P2SEM! Menanti Jalur Fathorrasjid Dibuka Lagi

Terkait 13 anggota DPRD Jatim 2004-2009 yang diperiksa, Richard menjelaskan pihaknya memang belum bisa menentukan tersangka baru. Sebab, pemeriksaan tersebut baru berdasarkan keterangan dokter Bagoes.

“Ini kan baru keterangan satu saksi, iya kalau ‘nyayiannya’ (dr Bagoes) benar? Jadi kami masih butuh alat bukti (saksi) lain, minimal dua saksilah untuk memperkuat,” katanya.

• Baca: Kasus P2SEM, Kejati Jatim Belum Sentuh Sekdaprov

Selain mencari alat bukti baru, tambah Richard, penyidik Kejati juga menelusuri aliran dana P2SEM melalui rekening bank.

“Karena ada aliran dana ke tiga orang. Makanya kita kerjasama dengan pihak bank untuk mengejar bukti transkip transfer tersebut,” tandasnya.

» DIPERIKSA KEJATI JATIM

  • Kamis (9/8)
    Muhammad Farid Al Fauzi (F-PPP)
    Zaenal Afif Subekti (Staf DPRD Jatim)
  • Rabu (8/8)
    Musyaffa’ Noer (F-PPP)
    Islan Gatot Imbata (F-PDIP)
    Ja’far Sodiq (F-PKB)
  • Senin (6/8)
    Ahmad Supiyadi SQ (F-PKB)
    Lambortus Lovis Wajong (F-Golkar)
    F Masjkur Hasjim (F-PPP)
  • Kamis (2/8)
    Gatot Sudjito (F-Golkar)
    Harbiah Salahudin (F-Golkar)
    Sudono Sueb (F-PAN)
  • Rabu (1/8)
    Suhandoyo (F-PDIP)
    Achmad Subhan (F-PKS)
    Mochamad Arif Junaidi (F-PKNU)

» DIPANGGIL KEJATI JATIM

  1. Suhartono Wijaya (F-Demokrat)
  2. Cholili Mugi (F-PKB)
    Keduanya telah meninggal dunia

» DISEBUT FATHORRASJID

  1. R (F-PAN) Rp 31 M
  2. Ir AS (F-PKS) Rp 18 M
  3. AJ (F-PKB) Rp 17 M
  4. FAF (F-PPP) Rp 12,25 M
  5. AS (F-Golkar) Rp 11,55 M
  6. S (F-Demokrat) Rp 9,5 M
  7. AS (F-PKB) Rp 5,580 M
  8. RH (F-Golkar) Rp 5,560 M
  9. DM (F-PKB) Rp 3,5 M
  10. RA (F-Demokrat) Rp 2,5 M