Covid-19 Naik Lagi, Khofifah Tegaskan Jatim Tak Lockdown!

TAK ADA LOCKDOWN: Meski kasus Covid-19 di Jatim meninggi, Gubernur Khofifah tegaskan tak ada lockdown. | Grafis: Satgas Covid-19/IST
TAK ADA LOCKDOWN: Meski kasus Covid-19 di Jatim meninggi, Gubernur Khofifah tegaskan tak ada lockdown. | Grafis: Satgas Covid-19/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Meski kasus Covid-19 menanjak, Gubernur Jatim  Khofifah Indar Parawansa memastikan tidak akan melakukan opsi lockdown di wilayah yang dipimpinnya.

“Ndak, ndak,” kata Khofifah kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (22/6/2021).

Saat ini, lanjut Khofifah, yang ada di Jatim yakni micro lockdown. Dia mencontohkan di Pasuruan dan Malang. “Ini lockdown satu gang, terus ini berapa tumah itu,” jelasnya.

Sedangkan untuk menekan angka kenaikan Covid-19, Khofifah memilih memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro. Langkah ini seiring dengan kebijakan pemerintah pusat, mulai 22 Juni hingga 5 Juli mendatang.

“Kalau pengetatan PPKM, kita ini kan perpanjangan ke-9 sampai dengan 28 Juni. Nah PPKM, ini kalau pengetatan berarti di titik-titik yang terkonfirmasi zona oranye dan merah, gitu,” ujarnya.

Di Jatim, lanjut Khofifah, sebetulnya sudah dilakukan pengetatan PPKM mikro di sejumlah daerah, di antaranya di Kota Pasuruan, Kabupaten Malang, Kota Mojokerto, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Madiun.

“Hari ini juga sedang dilakukan pengetatan PPKM di 8 desa di 5 kecamatan di Bangkalan. Kecamatan kota ada 3 desa, Arosbaya 2 desa, Klampis, Geger, dan Burneh masing-masing 1 desa,” katanya.

Bangkalan mendapat perhatian sangat serius, karena berdasar data Satgas Covid-19 Jatim, Bangkalan menjadi daerah dengan kasus aktif tertinggi, yakni 941 dari total kasus positif di Jatim sebanyak 5.158.

Disusul Surabaya (283), Banyuwangi (278), Kabupaten Madiun (189), dan Kabupaten Mojokerto (175). Sedangkan daerah dengan kasus aktif Covid-19 terendah di Jatim, yakni Sumenep (10) dan Kota Blitar (18).

Khofifah juga menegaskan, sampai saat ini PPKM mikro tetap diberlakukan di seluruh kabupaten/kota di Jatim.

Merujuk data dalam 24 jam terakhir hingga Selasa (22/6/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus di Jatim terus bertambah. Angka positif sebanyak 165.013, sembuh 147.448, dan meninggal  12.085.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona