Rabu, 25 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Covid-19 di Surabaya Naik! Eri Cahyadi Kumpulkan 10 Pimpinan Partai Politik

Berita Terkait

COVID-19 NAIK: Eri Cahyadi ajak 10 pimpinan parpol ikut sosialisasi penguatan prokes. | Foto:  Barometerjatim.com/IST
COVID-19 NAIK: Eri Cahyadi ajak 10 pimpinan parpol ikut sosialisasi penguatan prokes. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengumpukan 10 pimpinan partai politik (parpol) di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Senin (31/1/2022).

Ke-10 pimpinan parpol di Surabaya yang hadir yakni Adi Sutarwijono (ketua PDIP), Sutadi (ketua Gerindra), Arif Fathoni (ketua Golkar), Mahsun Jayadi (ketua PAN), dan Buchori Imron (ketua PPP).

Lalu Musyafak Rouf (ketua PKB), Erick Komala (PSI) dan Junaedi (sekretaris Demokrat), Cahyo Siswo Utomo (ketua Fraksi PKS), Fatchul Muid (wakil ketua bidang organisasi dan keanggotaan Nasdem).

Dalam pertemuan itu, Eri mengajak 10 pimpinan parpol untuk ikut serta melakukan sosialisasi penguatan protokol kesehatan (prokes). Sebab, saat ini kasus Covid-19 di Kota Pahlawan mulai mengalami kenaikan.

“Kita masifkan sosialisasi lagi. Jam malam turun semuanya ke bawah dengan harapan meskipun tidak membubarkan, tapi kita harus mengingatkan untuk selalu menjalankan prokes. Jadi kita harus bersama-sama menjaga dan menguatkan prokes lagi,” kata Eri usai pertemuan.

Dia menjelaskan, saat ini kalau ada daerah yang kasus konfirmasi positifnya lebih dari 20 persen per 100 ribu penduduk, maka daerah tersebut akan naik menjadi level 2. Nah, saat ini kasusnya di Surabaya sudah mencapai 16 persen.

“Kalau sudah masuk level 2, maka yang rugi warga Surabaya. Karena itu, saya bersama seluruh pimpinan partai tadi sudah sepakat bersama-sama menggerakkan semua kekuatan partainya untuk menyosialisasikan terkait Covid-19 dan melakukan pencegahannya, sehingga Surabaya bisa tetap level 1,” ujarnya.

Bagi Eri, sekuat apapun Pemkot Surabaya, tetap tidak bisa sendirian untuk menghalau Covid-19. Makanya, dia menggandeng semua stakeholder di Surabaya, termasuk pimpinan parpol untuk bersama-sama mencegah Covid-19 ini.

PPP Harap Tak ‘Menggila’

KOMPAK: 10 pimpinan parpol berkumpul di rumah dinas wali kota bicarakan kenaikan Covid-19. | Foto:  Barometerjatim.com/IST
KOMPAK: 10 pimpinan parpol berkumpul di rumah dinas wali kota bicarakan kenaikan Covid-19. | Foto: Barometerjatim.com/IST

Sementara itu Ketua DPC PPP Surabaya, Buchori Imron mengatakan, perekonomian Surabaya sebenarnya sudah mulai bangkit lagi. Tapi karena Covid-19 naik lagi, sehingga dia berharap untuk bersama-sama menjaga supaya Covid-19 di Surabaya tidak semakin ‘menggila’ karena yang susah nanti masyarakatnya.

“Kita imbau, terutama kepada jamaah kita di PPP untuk selalu menjaga prokes ketat. Boleh mengadakan pengajian, tapi jangan lupa dijaga prokesnya. Tadi kita 10 parpol sepakat semuanya sesuai tupoksi masing-masing, kita akan turun ke bawah melalui tangan-tangan partai,” papar Buchori.

Sedangkan Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan dalam pertemuan Eri memang menyinggung soal kasus Covid-19 di Surabaya yang meningkat. Makanya, dia meminta para pimpinan parpol untuk ikut aktif menekan laju kasus Covid-19. Eri tidak ingin ini menjadi wabah baru yang dapat membuat agenda pemulihan ekonomi di Surabaya terbengkalai.

“Wali kota juga menekankan bahwa seluruh pimpinan parpol diharapkan bisa bersinergi untuk mendukung agenda-agenda pemulihan ekonomi. Pada prinsipnya, semua ketua parpol setuju asalkan itu untuk kepentingan masyarakat Surabaya,” pungkasnya.

» Baca berita terkait Covid-19. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -