Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, PKS: Tingkatkan Sense of Crisis

Berita Terkait

HUT KE-76 RI: Irwan Setiawan (tengah), upacara peringatan kemerdekaan ke-76 RI yang digelar PKS Jatim. | Foto: IST
HUT KE-76 RI: Irwan Setiawan (tengah), upacara peringatan kemerdekaan ke-76 RI yang digelar PKS Jatim. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jatim Irwan Setiawan meminta Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kesadaran akan krisis (sense of crisis) dan kesadaran akan kesigapan bertindak (sense of urgency) terkait Covid-19.

Hal itu karena angka kasus positif Covid-19 dari data statistik per 17 Agustus 2021 untuk Jatim masih menempati urutan ke-4 di Indonesia.

Kasus positif sejak outbreak 2 Maret 2021, mencapai 358.029 ribu jiwa dengan korban meninggal sebanyak 25.342 jiwa. “Alhamdulillah yang dinyatakan sembuh mencapai 302.561 jiwa,” kata Irwan saat upacara bendera peringatan kemerdekaan ke-76 RI, Selasa (17/8/2021).

Terlebih pandemi Covid-19, lanjut Irwan, tidak hanya berdampak terhadap kesehatan dan keselamatan jiwa, tetapi juga berdampak kepada kondisi ekonomi warga Jatim.

Pada kuartal I-2021, pertumbuhan ekonomi Jatim juga sempat terkontraksi 0.44 persen yang membuat jumlah pengangguran diperkirakan akan bertambah akibat Covid-19.

Selain itu, jumlah masyarakat miskin juga diproyeksikan akan bertambah. Banyak warga yang sudah terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Pun sektor UMKM yang mengalami penurunan omzet, bahkan banyak UMKM tidak ada penjualan atau tutup sementara usahanya.

“Hari-hari ke depan adalah hari yang berat bagi kita semua. Bukan hanya bagi warga Jatim, tetapi bagi seluruh warga Indonesia bahkan dunia di 200 negara. Dunia sedang menghadapi fase turbulensi yang semakin tak menentu arahnya,” ujar Irwan.

Menurutnya, setiap negara berjuang untuk mengatasi krisis pandemi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya dengan cara dan jalannya masing-masing. Kemampuan dan kecakapan masing-masing negara dalam mengatasi krisis ini akan menentukan masa depan negara tersebut.

Gerak Lebih Cepat

Khusus di Jatim, Irwan berharap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa agar lebih gerak cepat menghadapi berbagai tantangan.

“PKS Jatim meminta agar gubernur dan jajaran Pemprov mampu menyalakan keyakinan. Mudah-mudahan Bu Gubernur bisa menjadi seperti yang diharapkan masyarakat,” harapnya.

Selain itu, PKS Jatim juga meminta peningkatan sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Desain kebijakan publik seharusnya memenuhi tiga prasyarat utama, yakni harus tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu. Pemprov harus mengupayakan dengan keras agar semua dapat tercapai,” harapnya.

Irwan menambahkan, untuk mengantisipasi krisis ekonomi, Pemprov diharapkan untuk terus fokus kepada upaya-upaya penyelamatan ekonomi masyarakat menengah ke bawah dengan membangun sistem jaringan pengaman sosial yang kuat.

“Saatnya stimulus ekonomi itu diberikan dan diprioritaskan rakyat miskin, rentan miskin, kelas menengah pekerja informal, para buruh pabrik, petani-nelayan, dan pelaku UMKM yang paling terdampak dari krisis pandemi Covid-19. Merekalah yang harus diprioritaskan mendapatkan proteksi ekonomi,” harapnya.

Irwan menegaskan, PKS siap menjadi mitra strategis pemerintah yang turut serta membantu mencarikan berbagai solusi untuk masyarakat. Termasuk di momen HUT ke-76 RI, dalam skala nasional PKS menggelar program 1,7 Juta Paket Sembako Covid-19.

“PKS Jatim insyaallah akan menyumbangkan lebih dari 100 ribu paket sembako yang dibagi ke masyarakat terdampak Covid-19,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait HUT RI

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -