Belanja hibah satu-satunya kelompok belanja daerah yang diproyeksi naik dalam RAPBD Jatim 2026. Tak tanggung-tanggung, angkanya mencapai Rp 3,79 triliun.
Parlemen Jatim
Khofifah Pangkas Belanja di RAPBD 2026, Banggar DPRD Jatim: Koridornya Tak Jelas!
Pemprov Jatim lakukan pengurangan signifikan pada hampir semua kelompok belanja 2026 dibandingkan 2025. Namun Banggar DPRD Jatim sebut koridornya tak jelas.
Khofifah Rancang Pendapatan Daerah 2026 Rp 28,2 T, Banggar DPRD Jatim Sebut Stagnan!
Banggar DPRD Jatim menyoroti proyeksi penerimaan daerah dalam Rancangan APBD Jatim 2026 mengalami stagnasi. Harus menjadi peringatan dini.
Takut Ada Penyelewengan! DPRD Jatim Geser Hibah Pokir Jadi Program Pemprov
Tahun ini, sebanyak Rp 23,183 miliar belanja hibah yang didasarkan dari pokir DPRD Jatim tidak dapat direalisasikan. Apa yang sebenarnya terjadi?
Hibah Pokir DPRD Jatim Rp 23,1 M Tak Bisa Direalisasi, Pemprov Dinilai Kacau!
Sebanyak Rp 23,183 miliar belanja hibah yang berasal dari Pokir DPRD Jatim, tahun ini tidak dapat direalisasikan. Pemprov Jatim dinilai kacau!
Khofifah Rancang APBD Jatim 2026 Rp 28,2 T, Alokasi Dinas Pendidikan Capai Rp 9,4 T!
GUbernur Khofifah merancang pendapatan APBD Jatim 2026 sebesar Rp 28,263 triliun. Alokasi untuk Dinas Pendidikan mencapai Rp 9,4 triliun.
DPRD Jatim Setujui P-APBD 2025, Belanja Daerah Meroket Jadi Rp 32,99 Triliun!
DPRD Jawa Timur menyetujui Perubahan APBD 2025. Belanja daerah meningkat signifikan dari Rp 30,22 triliun menjadi Rp 32,99 triliun.
Prihatin Serapan Anggaran Pemprov Jatim Rendah, PAN Senggol Khofifah!
Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jatim, mengkritisi serapan anggaran Pemprov Jatim yang masih rendah di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
GMNI Surabaya Datangi Komisi E DPRD Jatim, Minta Tindaklanjuti Hal Ini!
GMNI Surabaya mendatangi Komisi E DPRD Jatim untuk melakukan audiensi dan diterima Cahyo Harjo Prakoso. Minta segera tindaklanjuti hal ini.
Waketua DPRD Jatim Soroti Keras BUMD Tak Efektif: Jadi Beban, Bubarkan Saja!
Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono menyoroti keras BUMD Pemprov Jatim yang masih minim setoran PAD. Bubarkan saja kalau tak produktif!