Laju inflasi Jatim pada Desember 2025 (m-to-m) melonjak mencapai 0,76%. Angka ini tertinggi dari seluruh provinsi di Pulau Jawa.
Ekonomi
Nilai Tukar Petani Bengkulu Tertinggi se-RI, Jatim Jauh di Urutan 19!
Bengkulu mencatatkan Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi se-Indonesia dan terendah Maluku. Sedangkan Jawa Timur berada di posisi 19.
Misi Dagang Jatim-Kepri Catat Transaksi Rp 4,456 T, Kelautan dan Perikanan Rp 141,2 M
Rekor! Misi dagang dan investasi Jatim dengan Kepulauan Riau catat transaksi Rp 4,456 triliun, kelautan dan perikanan sumbang Rp 141,2 miliar.
Misi Dagang Jatim-Sultra Capai Rp 1,048 T, Kelautan dan Perikanan Sumbang Rp 213 M!
Transaksi misi dagang dan investasi Pemprov Jatim di Sulawesi Tenggara mencapai Rp 1,048 triliun, sektor kelautan dan perikanan sumbang Rp 213 miliar.
Pengangguran di Jatim Masih 960,7 Ribu, Lagi-lagi Terbanyak Lulusan SMK!
BPS mencatat pengangguran di Jawa Timur, provinsi yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa, masih sebanyak 960,7 ribu yang didominasi lulusan SMK.
Komisi C Soroti NPL BPR Jatim Masih Tinggi, Awasi Suntikan Modal Rp 500 M!
Komisi C DPRD Jatim menyoroti masih tingginya NPL BPR Jatim. Kinerja keuangan harus sehat karena bakal menerima sutikan modal Rp 500 miliar.
Dana Pemprov Jatim Rp 6,8 T Ngendap di Bank, Sekda hingga Khofifah Sibuk Membantah!
Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak, hingga Sekdaprov Adhy Karyono sibuk membantah dana Pemprov Jatim Rp 6,8 triliun mengendap di bank.
Beda Data BI dan Kasda: Pemprov Jatim Tetap Nomor 2 Urusan Tumpuk Uang di Bank!
Meski terdapat perbedaan antara data Bank Indonesia (BI) dan rekening kas daerah, Pemprov Jatim tetap nomor dua urusan menumpuk uang di bank.
BI-Pemda Beda Data Uang Ngendap di Bank, Purbaya: Investigasi ke Mana Rp 18 T?
Heran ada selisih Rp 18 triliun antara data Bank Indonesia dengan rekening kas daerah terakait uang Pemda menumpuk di bank, Menkeu Purbaya minta diinvestigasi.
Serapan Rumah Subsidi di Jatim Masih Nomor 4, Duh! Kalah Jauh dari Jabar
Penyerapan rumah subsidi di Jawa Timur hingga Oktober 2025 berada di peringkat 4 secara nasional, masih di bawah Jawa Tengah bahkan kalah jauh dari Jawa Barat.