Cari Solusi, PDIP Kumpulkan Pemangku Kebudayaan se-Jatim

PEDULI KEBUDAYAAN: Sekretris PDIP Jatim, Sri Untari bersama pegiat seni budaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PEDULI KEBUDAYAAN: Sekretaris PDIP Jatim, Sri Untari (jaket merah) bersama pegiat seni budaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim mengundang para pemangku kepentingan bidang kebudayaan se-Jatim, Jumat (24/1/2020).

Mereka diundang ke kantor PDIP Jatim di Jalan Raya Kendangsari Industri 57, Surabaya, untuk didengar unek-uneknya sekaligus dicarikan solusi.

“Kami ingin mendengar apa saja masalah yang saat ini dialami para pengiat seni budaya. Tentu saja, kami akan mencarikan solusinya,” kata Wakabid Komunitas Seni Budaya DPD PDIP Jatim, Ony Setiawan.

Sementara Wakil Ketua Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPD PDIP Jatim, Eddy Paripurna yang membuka acara menuturkan, komunikasi dengan semua elemen masyarakat akan rutin dilakukan partainya.

Hal ini, kata Eddy, sesuai amanat DPP PDIP agar jajaran partai di daerah mendengar aspirasi dari semua elemen masyarakat. “Hari ini diawali pertemuan dengan pemangku kepentingan di dunia seni budaya,” ujar Eddy.

“Selanjutnya akan disusul pertemuan dengan elemen lain, misalnya elemen buruh, tani, usaha kecil menengah, pedagang, elemen pemuda, dan lainnya,” sambungnya.

Mantan wakil bupati Pasuruan itu menambahkan, dalam setiap pertemuan yang digelar, pihaknya juga akan menghadirkan dinas terkait di Pemprov Jatim.

Seperti pada pertemuan dengan pemangku kebudayaan kali ini,  turut hadir perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim.

“Agar pemerintah daerah langsung mendengar masalah yang dihadapi masyarakat, atau mengetahui aspirasi mereka,” ucap Eddy.

“Kami juga menghadirkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, yang siap memperjuangkan aspirasi masyarakat,” imbuhnya.

Berlangsung Gayeng

Dari pantauan di lokasi acara, pertemuan terlihat berlangsung gayeng. Masing-masing perwakilan komunitas seni budaya yang hadir, berkesempatan menyampaikan unek-unek dan aspirasi mereka.

Komunitas yang hadir di antaranya dari perwakilan Ludruk Arboyo, Seniman Teater Maimura Surabaya, Seniman Perupa/Ekonomi Kreatif Sidoarjo, Perwakilan Mahasiswa, Paguyuban Pelestari Tosan Aji Tuban, Masyarakat Adat Tengger Probolinggo, dan Komunitas Sejarah Surabaya.

Lalu Komunitas Bantengan, Komunitas Macapat Sidoarjo, Komunitas LIDI Mojokerto, Komunitas Musik Religi Jolotundo Mojokerto, Komunitas Keroncong Muda Surabaya, Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) Jatim, Komunitas Pelestari Situs Raos Pacinan, Japanan, Perkumpulan Mbuyur Njati, Wiyung, dan Paguyuban Sawunggaling Joko Berek.

Hadir pula perwakilan dari Komunitas Tari Surabaya, Rumah Budaya Sangsakasta, Sanggar Suryo Budoyo, Sanggar Prajanara, Reog Turonggo Selendang Joyo, serta Sanggar Budaya Wikoe.

» Baca Berita Terkait PDI Perjuangan