Senin, 24 Januari 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Cari Figur Ketum, Hari Ini Ikapete Silaturahmi ke Pengasuh Tebuireng

Berita Terkait

CARI KETUM IKAPETE: Yusub Hidayat, figur ketum Ikapete diserahkan kepada pengasuh Ponpes Tebuireng. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
CARI KETUM IKAPETE: Yusub Hidayat, figur ketum Ikapete diserahkan kepada pengasuh Ponpes Tebuireng. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete), Kamis (30/12/2021) hari ini akan menggelar silaturahim dengan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang, KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus KIkin.

Wakil Sekjen Pengurus Pusat (PP) Ikapete, Yusub Hidayat menuturkan, silaturahim digelar untuk membicarakan figur ketua umum (ketum) definitif pasca kepemimpinan Ainur Rofiq.

“Kita diundang Gus Kikin untuk membicarakan fikur ketum Ikapete. Sekarang ini jabatan ketum diemban Plt (pelaksana tugas) Lukman Hakim mundir (kepala pondok) Tebuireng,” katanya di Surabaya, Rabu (29/12/2021).

Yusub berharap, figur ketum Ikapete selanjutnya bisa memenuhi kebutuhan di era digital sekarang ini. “Dia harus punya talenta, keilmuannya bukan hanya berbasis agama, tapi memiliki pengetahuan yang luas,” ujarnya.

Terlebih Ikapete, tandas Yusub, tidak hanya menjadi ruang gerak untuk penguatan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) tapi juga ekonomi di bawah naungan alumni.

Santripreneur ini kan selalu didawuhkan banyak kalangan pesantren, termasuk Mas Ipang (Irfan Wahid, putra KH Salahuddin Wahid). Maka ketum Ikapete harus figur yang bisa memenuhi kebutuhan hari ini,” tandasnya.

“Karena itu, lewat silaturahim ini bagaimana pengasuh Pesantren Tebuireng dan para senior bisa menemukan sosok yang bisa memenuhi kebutuhan hari ini tersebut,” imbuhnya.

Dalam AD/ART Ikapete, tambah Yusub, ketum dipilih perwakilan dari cabang-cabang dan wilayah. Tapi untuk kali ini, diharapkan pengasuh dan para senior mendiskusikan figur ketum.

“Jadi pilihan ketum hari ini yang menentukan pengasuh, sesuai saran para alumni senior dengan melihat kebutuhan ke depan. Sebelumnya memang pilihan, tapi untuk kali ini sepenuhnya yang menentukan pengasuh,” ujarnya.

Dengan ketum dipilih pengasuh, jelas Yusub, akan lebih memenuhi harapan semua pihak. “Mekanismenya, hasil dari diskusi para senior alumni dan aktivis sebagai masukan untuk pengasuh dan pengasuh yang menentukan ketum,” kata Yusub.

Lagi pula, saat ini eranya sudah mengarah ke penunjukan. “Partai politik saja langsung penunjukan kan dan itu ternyata tidak mengurangi makna demokrasi, justru akan menjadi lebih baik,” tuntasnya.

» Baca berita terkait Tebuireng. Baca juga tulisan terukur lainnya Retna Mahya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -