Cara Jitu Khofifah Promosikan Kampung Pia: Bikin Gapura!

KAMPUNG PIA: Cagub Khofifah membawa pia yang siap dikonsumsi dalam blusukannya di Kampung Pia, Waru Rejo Gempol, Pasuruan, Jumat (20/4). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
KAMPUNG PIA: Cagub Khofifah membawa pia yang siap dikonsumsi dalam blusukannya di Kampung Pia, Waru Rejo Gempol, Pasuruan, Jumat (20/4). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

PASURUAN, Barometerjatim.com –  Cagub Khofifah Indar Parawansa, selain enerjik dan paten soal data dan angka, juga sarat ide dalam mempromosikan produk maupun sentra industri. Hal itu terlihat dalam blusukannya di Kampung Pia, Waru Rejo Gempol, Pasuruan, Jumat (20/4).

Di saat pelaku industri di Kampung Pia bingung strategi marketing apa yang akan digunakan untuk promosi, ternyata Khofifah melontarkan ide cepat dan jitu: Bikin gapura untuk menunjukkan lokasi Kampung Pia.

Kenapa gapura? “Mereka perlu branding yang lebih kuat. Kalau saya (merasa) butuh gapura untuk penanda agar orang bisa ber-swafoto,” kata mantan Menteri Sosial tersebut. “Setelah itu (foto) diposting, diviralkan agar orang lebih mengenal ada Kampung Pia di Gempol ini.”

• Baca: Usai Kader PDIP, Kini Warga di ‘Basis’ Gus Ipul Pilih Khofifah

Selain itu, Khofifah juga terkesan dengan koperasi yang dimiliki Kampung Pia. Dengan adanya koperasi, menurutnya, hal itu bisa menjadi payung untuk merekat para pedagang.

“Sangat banyak sentra industri, koperasi itu menjadi payung dari perekat agar mereka saling menguatkan,” tandas Khofifah.

Perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu juga mengapresiasi para pelaku industri di Kampung Pia yang bisa saling bahu membahu membantu tiap pelaku industri di lingkungan mereka.

Terlebih di tempat lain, Khofifah sering mendapati sentra industri yang sedikit-sedikit mulai gulung tikar, karena ada pelaku industri yang banting harga.

• Baca: Khofifah Siapkan Koperasi dan UKM Jadi Sabuk Kesejahteraan

“Saya ke Lumajang ada sentra kerupuk puli, ada 30 yang gulung tikar karena ada yang banting harga. Tapi karena kebersamaan, gotong royong, akhirnya di sini bisa menjaga. Semua harus hidup dan menghidupkan,” paparnya.

Khofifah menambahkan, “Kalau semua menonjolkan egonya masing-masing akan tabrakan semua ini. Tapi ini kan karena ada kebersamaan yang terbangun, semua ingin merasakan.”

Pilih Khofifah Gubernur

AKRAB DAN KEIBUAN: Cagub Khofifah akrab dengan pekerja saat proses pembuatan pia di Kampung Pia, Waru Rejo Gempol, Pasuruan, Jumat (20/4). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
AKRAB DAN KEIBUAN: Cagub Khofifah akrab dengan pekerja saat proses pembuatan pia di Kampung Pia, Waru Rejo Gempol, Pasuruan, Jumat (20/4). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

Kehadiran Khofifah di Kampung Pia disambut hangat warga setempat, termasuk ketika mengunjungi perintis produksi pia di kampung tersebut, Pia Karomah.

Ketua RW setempat, Rudi Mulyanto dalam sambutannya mengatakan warganya mendukung penuh Khofifah untuk menjadi gubernur Jawa Timur. “Atas izin Allah, Ibu bisa menjadi Jatim 1,” kata Rudi.

Dia juga menjelaskan kepada Khofifah bila dari sekian banyak usaha pia yang ada di lingkungannya, tidak ada persaingan harga di antara mereka. Ini karena sudah ada koperasi yang menaungi mereka untuk standarisasi harga.

• Baca: Dukung Khofifah-Emil, PSI Tepis Klaim Kubu Gus Ipul-Puti

“Semua di sini ada merek sendiri-sendiri. Tidak ada yang saling sikut, semua mandiri. Sudah ada standarisasi harga dari koperasi juga di sini,” tandasnya.

Rudi juga mengajukan beberapa hal untuk memajukan Kampung Pia. Pertama, soal permodalan. Kedua, Rudi ingin Khofifah melanjutkan pembangunan gedung pusat oleh-oleh Kampung Pia yang mangkrak sejak 2018.

“Ketiga, kami mohon bila Ibu menjadi gubernur, bersedia ke tempat ini lagi untuk launching Kampung Pia ini agar bisa diperkenalkan lebih luas,” pintanya.

• Baca: Ulama Besar Baghdad Doakan Khofifah Gubernur Jatim

Berikutnya Rudi ingin Khofifah melanjutkan pembangunan gedung untuk pengajian yang mangkrak karena dana dari swadaya masyarakat tidak mencukupi.

Rudi juga berharap Khofifah bisa mempertimbangkan adanya rencana memindahkan Kampung Pia, karena adanya proyek rel kereta. “Terakhir, semoga Ibu bisa menambah kesejahteraan UKM untuk mengangkat Kampung Pia,” tutupnya.