Capai 933.082, Rapid Test di Jatim Tertinggi di Indonesia

RAPID TEST TERTINGGI: Khofifah, rapid test Covid-19 di Jatim tertinggi di Indonesia. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
RAPID TEST TERTINGGI: Khofifah, rapid test Covid-19 di Jatim tertinggi di Indonesia. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pemprov Jatim terus meningkatkan testing Covid-19, baik rapid maupun swab. Hingga Selasa (22/9/2020), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan telah dilakukan 933.082 rapid dan 288.304 test PCR.

Angka rapid ini merupakan yang tertinggi di Indonesia. Sedangkan test PCR dalam periode Mei-September 2020, Jatim tercatat sebagai provinsi dengan test PCR tertinggi kedua di Indonesia setelah Jakarta.

Sebelumnya, positivity rate mingguan di Jatim per Juli sempat mencapai 31 persen, dan per minggu ini turun menjadi 16 persen.

Alhamdulillah, kurva jumlah testing PCR harian di Jatim terus konsisten naik. Kenaikan jumlah tes ini juga diikuti dengan penurunan positivity rate. Ini menunjukkan, bahwa upaya peningkatan testing dan isolasi mulai membuahkan hasil,” paparnya.

Lalu terkait treatment, menurut Khofifah, Jatim hingga saat ini menjadi provinsi dengan kesembuhan tertinggi di Pulau Jawa. Per Selasa sore, kesembuhan mencapai 82,04 persen atau setara dengan 33.978 orang. Jauh di atas rata-rata nasional yang tercatat 72,9 persen.

Saat ini pasien konfirmasi yang dirawat di Jatim sebanyak 4424 pasien atausetara   10,68 persen. Jumlah bed isolasi juga tercatat tertinggi di Indonesia, yakni 6.611 bed dan ICU sebanyak 860 bed.

“Jatim saat ini sangat agresif dalam menambahkan bed isolasi. Maret, kami hanya memiliki 44 RS Rujukan dengan 565 bed, saat ini sudah ada 127 RS Rujukan dengan 6611 bed,” katanya.

Saat ini, Pemprov Jatim juga telah merawat 2.157 dengan kesembuhan 1.994 pasien dan meninggal nol persen yang dirawat di RS Darurat Lapangan Indrapura.

“Dan untuk Malang Raya saat ini sedang kami siapkan RS Darurat Lapangan, direncanakan 306 tempat tidur dengan menggunakan gedung Polkesma,” jelas Khofifah.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona