Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Cak Imin Curhat ke Kiai-Habaib PKB Selalu Diganggu, Wah! Siapa yang Ganggu?

Berita Terkait

CURHAT SELALU DIGANGGU: Muhaimin Iskandar, PKB tak pernah mengganggu tapi selalu diganggu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
CURHAT SELALU DIGANGGU: Muhaimin Iskandar, PKB tak pernah mengganggu tapi selalu diganggu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengumpulkan kiai Jatim lewat Doa Bersama Ulama dan Habaib untuk Perdamaian Dunia di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (22/5/2022) sore.

Di hadapan para kiai dan habaib, politikus yang juga Wakil Ketua DPR RI itu curhat kalau ada yang menginginkan partai yang dipimpinnya terpecah belah sehingga selalu diganggu.

PKB enggak pernah mengganggu orang tapi kok selalu diganggu. Moga-moga kita kuat kiai, mohon doanya. Diganggu kayak apapun kita tetap istiqomah. Amin ya rabbal alamin,” kata Cak Imin.

“Tapi itu sudah penyakit lama, tantangan biasa. Insyaallah PKB wis apal, wis lancar. Semua tantangan akan kita hadapi dengan kekuatan soliditas, solidaritas, bahu membahu, kerja sama, dan tentu saja mohon doa dan bimbingan dari para kiai dan masyayikh.”

Siapa yang mengganggu PKB, Cak Imin? “Banyak!” sergahnya. Siapa saja? “Di Twitter itu setiap hari saya diserang dengan berbagai macam isu. Di Twitter itu hampir tiap hari. Belum tahu, kita lagi selidiki,” katanya.

Namun demikian, di tengah tantangan yang sangat serius tersebut, tandas Cak Imin, PKB justru punya peluang. Pertama, barisan PKB makin solid. Hal itu ditunjukkan dengan hasil survei, bahwa pemilih PKB loyal 100 persen terhadap pilihannya dari 2019 lalu.

“Bahkan survei yang terakhir disampaikan, di antara para pemilih parta-partai, pemilih PKB adalah pemilih yang paling loyal. Ini mohon dijaga dan terjaga terus sampai 2024. Amin,” katanya.

Kedua, hasil survei menyatakan peringkat PKB terus naik. Jika beberapa waktu lalu bersaing dengan Golkar di peringkat ketiga, sekarang sudah terlampaui dan bersaing dengan Gerindra untuk peringkat kedua.

“Yang jadi aneh itu kok PDIP kuat terus, itu yang jadi aneh. PDIP masih kuat terus, bahkan kekuatannya survei semua lembaga tertinggi, jauh kadang-kadang. Nah ini agak aneh, aneh karena ya aneh. Namanya juga aneh. Karena itu, mohon doa, mohon dukungan,” ucapnya.

» Baca berita terkait PKB. Baca juga tulisan terukur lainnya Rofiq Kurdi.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -