Bupati Ipong Gugah Solidaritas Kader PMII di Pilgub Jatim

KADER PMII: Ipong Muhlisoni dan Khofifah Indar Parawansa, saatnya kader PMII duduk di kursi gubernur Jawa Timur. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

PONOROGO, Barometerjatim.com – Tak sedikit kader PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) yang menduduki kursi kepala daerah, satu di antaranya Bupati Bondowoso yang juga Ketua Ikatan Alumni (IKA) PMII Jatim, Amin Said Husni.

Di level nasional bahkan lebih dahsyat, PMII menyumbang menteri terbanyak dalam Kabinet Kerja, yakni Menpora Imam Nahrawi, Menaker Hanif Dhakiri, Mensos Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin.

Namun untuk gubernur Jawa Timur, dalam dua periode terakhir, kader PMII hanya puas menjadi ‘penonton’. Kursi gubernur diduduki Soekarwo (kader GMNI) dan wakil gubernur dijabat Saifullah Yusuf (kader HMI).

• Baca: Abah Anton Berharap Duet Khofifah-Halim, Mungkinkah?

Pantaslah, jika solidaritas PMII untuk mendukung kadernya di Pilgub Jatim 2018 mulai disuarakan. Salah satunya lewat Bupati Ponorogo, Ipong Muhlisoni.

Tanpa basa-basi, Ipong yang mantan Ketua Komisariat PMII di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Kalimantan Timur, itu menegaskan akan mendukung habis kader PMII yang bertarung di Pilgub Jatim 2018. “Saya akan memberikan dukungan pada keder terbaik PMII,” ujarnya di Ponorogo, akhir pekan lalu.

Saat ini, dua nama kader PMII disebut-sebut bakan maju di Pilgub Jatim, yakni Khofifah Indar Parawansa dan Abdul Halim Iskandar. Khofifah memang belum declare, namun dorongan banyak pihak begitu kuat yang memintanya kembali ke Jatim. Sementara Halim, yang hampir pasti diusung PKB, bahkan menegaskan siap deklarasi Juni mendatang.

Khofifah merupakan kader PMII Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Hebatnya, dia tercatat sebagai perempuan pertama yang menjadi ketua cabang PMII Surabaya. Soal reputasi, tak perlu diragukan karena dua kali menjabat menteri, kepala BKKBN dan ketua umum PP Muslimat NU hingga saat ini.

Sedangkan Halim merupakan kader PMII di IKIP Yogyakarta. Saat ini, selain menjadi ketua DPW PKB Jatim juga menjabat ketua DPRD Jatim. Jika keduanya maju, siapa yang akan didukung Ipong? “Yang jelas kader terbaik PMII yang kita dukung,” tandasnya tanpa menyebut nama.

• Baca: Gerindra: Soepriyatno Lebih Layak Dampingi Khofifah

Ipong juga berharap bakal semakin banyak kader PMII yang menduduki posisi strategis di eksekutif, legislatif atau lembaga lainnya sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat luas.

Keinginan Ipong ini sejalan dengan IKA PMII yang juga mendorong dua kadernya tersebut untuk maju di Pilgub Jatim. “Suara di bawah mengharapkan sudah saatnya untuk gubernur Jatim ke depan adalah kader dari PMII,” tegas Amin Said.

Dia juga menegaskan, kendati IKA PMII bukan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) tetapi banyak warga NU yang kader PMII dan tersebar di seluruh Parpol. “Alumni PMII itu ada di PKB, PPP, PDIP, Gerindra, Golkar dan Parpol lainnya,” tandasnya.